SAKTINYA YANG TERTUDUH BERIJAZAH PALSU

Opini184 Views

Oleh : Moh Naufal Dunggio

Aktivis dan Ustadz Kampung

 

Isu ini benar-benar terbilang amat sangat seksi. Bayangkan orang yang mengungkap dan menuduh ijazah palsu sampai harus dua kali masuk penjara. Dan anehnya dipenjara kedua kali dengan tuduhan penista agama. Dan hebatnya lagi materi penista agama diambil dari kalimat MUBAHALAH. Sejak kapan ya materi mubahalah jadi bahan menjerat orang Islam…? Emangnya Mubahalah itu menjadi obyek hukum di Indonesia? Bukankah negara kita negara berotak YAHUDI koq tiba-tiba Mubahalah menjadi alat untuk menjerat umat Islam sekelas USTADZ GUS NUR dan BAMBANG TRI MULYONO (BTM). Islam dipakai hanya untuk menjerat umatnya sendiri. Bukan hanya dibenci tapi dipakai juga menjerat.

Kesaktian yang lain dari tertuduh ijazah palsu yakni di foto ijazah ukuran 3X4 dalam ijazah itu bisa menyulap kuping waktu kuliah lebar  kayak kuping gajah anak tapi saat jadi presiden hanya berbekal bacaan mantra SIM SALABIM ADA KADABRA kupingnya berubah kecil. Tanpa kumis. Plus guru kimianya masih SD udah jadi guru kimia padahal tahun itu pelajaran kimianya belum ada. Semua kesaksian dan testimoni yang ngaku-ngaku satu angkatan dan jadi guru serta dosen si Lurah terbantahkan semuanya. Semakin banyak yang keluar semakin nampak kepalsuan itu. Tapi namanya kekuasaan ada di tangan dia maka dia suka-suka aja memerintahkan aparatnya menangkap dan memenjarakannya siapa yang menuduh ijazah palsu.

Hal inilah yang membuat para LAWYER NGEPER tingkat dewa. Orang sekelas Bang Eggi Sujana yang telah jadi profesor yang kalau dalam DEMONTRASI-DEMONSTRASI udah jadi Ayahtollah dan kawan-kawan lawyer lain mundur karena ancaman mau di Gus Nurkan  dan di BTM kan. Pasti ngeri-ngeri sedap para pengacara itu kalau mau diteruskan.

Jika membaca tulisan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra harusnya ditempuh terus tuntutannya, gak usah dicabut. Kalau duri yang tertusuk di jari harus dicabut tapi kalau kenikmatan malam pertama gak mau kalau dicabut. Dan so pasti isu ijazah palsu akan terus berlanjut di masyarakat karena belum ada keputusan pengadilan.

Memang rezim ini ngeri. Gak suka langsung diciduk. SBY selama dua priode 10 tahun menjabat jadi presiden tidak ada aktivis yang ditahan apalagi kaum Ulama yang tidak sepaham dengan beliau. Sampai yang nyamain SBY dengan binatang kerbaupun beliau tidak tersinggung. Dan buru-buru langsung dikandangin. Itu kalau presiden berotak tidak dungu. Rakyatpun diajarkan menjunjung tinggi otaknya. Hingga tidak ada kita mengenal pendukung fanatik SBY yang sekolam dungu murakkap. 10 tahun rakyat dididik berdebat pakai argumen oleh SBY tiba-tiba di 8 tahun terakhir ini jadi rusak otaknya karena rakyat dididik berdiksi pakai sentimen dalam bernarasi. Dan hebatnya rakyat pendukung rezim laknat seperti ada konduktornya dan mereka digaji dengan uang APBN. Hebatkaaaaan…?

Semoga mereka yg melakukan kepalsuan berjama’ah itu segera diambil oleh Penguasa Langit dan Bumi. Kedzaliman mereka hampir mendekati ARSY nya Allah. Kalaupun mereka diberikan umur panjang maka berikanlah mereka kehinaan akibat kepalsuan mereka dan mereka tersiksa sampai di 2024.  Sampai ada penguasa baru di NKRI yg mempunyai sikap amanah, jujur, adil, fathonah dan dicintai rakyatnya.

 

Wallahu A’lam …

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *