Spanyol Larang Pangkalan Militer yang Dikelola Bersama AS Digunakan Menyerang Iran

Foto : Wikipedia

Madrid, PBSN – Pemerintah Spanyol melarang pangkalan militer negaranya menjadi salah satu basis tempur serangan ke Iran.

Selain itu Spayol juga telah melakukan perintah pemindahan paksa terhadap armada pesawat tanker KC-135 Stratotanker Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) dari dua pangkalan udaranya.

Situs pelacakan penerbangan Flightradar24 mencatat sebanyak 15 pesawat tanker KC-135 telah meninggalkan pangkalan militer Rota dan Moron di Spanyol selatan sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026 lalu.

Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albarez, sebagaimana diberitakan Reuters, mengatakan bahwa Spanyol tidak akan mengizinkan pangkalan militernya, yang dikelola bersama dengan AS tetapi di bawah kedaulatan Spanyol, untuk digunakan menyerang Iran.

Laporan tersebut menyebut, setidaknya tujuh pesawat telah dipindahkan AS ke Pangkalan Udara Ramstein di Jerman dan dua pesawat lain menuju Prancis.

Inggris juga awalnya menolak untuk mengizinkan pangkalan-pangkalan mereka digunakan AS untuk menyerang Iran.

Tetapi kemarin Perdana Menteri Inggris Keir Starmer telah mengizinkan lagi penggunaan pangkalan udaranya dengan alasan untuk pertahanan diri kolektif.

Sikap Spanyol dan kecaman kerasnya terhadap tindakan AS dan Israel di Iran, telah memperburuk hubungan Spanyol dengan AS.

“Pangkalan Spanyol tidak digunakan untuk operasi ini dan tidak akan digunakan untuk apa pun yang tidak termasuk dalam perjanjian dengan Amerika Serikat atau untuk apa pun yang tidak sesuai dengan Piagam PBB,” tegas Albarez seperti dikutip PBSN, Rabu (4/3/2026). Beb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *