PENGAMAT SEBUT HILIRISASI ENERGI HARUS JADI PRIORITAS BAGI PEMIMPIN KE DEPAN

News222 Views

Jakarta – Direktur Eksekutif CESS (Center for Energy Security Studies) dan Peneliti Senior Lembaga Terapan (LEMTERA) Institut Teknologi PLN , Ali Ahmudi Achyak mengatakan bahwa program hilirisasi baik di sektor energi (energy security), pangan (food security), kelautan (maritime security), maupun sumber daya alam lainnya,
hendaknya menjadi prioritas bagi pemimpin ke depan.

Pasalnya menurut dia hilirisasi merupakan upaya menjaga ketahanan nasional.

“Dalam konteks ekonomi, hilirisasi akan meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk nasional, juga memunculkan trickel down effect bagi sektor industri dan masyarakat (SDM, UMKM, dan lain-lain),” ujar Ali melalui saluran WhatsAppnya, Ahad (21/1/24).

Lebih jauh Ali menyebut terdapat 6 isu utama sektor energi yang harus mendapatkan perhatian besar pemerintah saat ini dan ke depan.

“Yang pertama availability yaitu energi merupakan kebutuhan primer manusia yang harus ada. Apalagi jika dikaitkan dengan program pembangunan ekonomi, maka ketersediaan energi mutlak diperlukan. Oleh karena itu pemerintah wajib menjaga ketersediaan dan keamanan keamanan pasokan energi nasional,” katanya lagi.

Selanjutnya kata dia adalah affordability yaitu keterjangkauan harga energi yang dapat dikonsumsi masyarakat secara luas dan merata.

Untuk hal ini terang Ali, pemerintah wajib menjamin pasokan energi yang terjangkau oleh masyarakat dari berbagai sektor dan tingkat sosial dan ekonomi yang beragam.

“Ketiga adalah accesability, yaitu energi harus bisa didapatkan dengan mudah dengan rantai pasok yang efektif dan efisien dengan terjadi pemerataan akses terhadap energi yang dibutuhkan masyarakat,” terangnya.

Selain itu, Ali menyebut Acceptability
Energi yang dikembangkan melalui eksplorasi, eksploitasi, produksi, hingga distribunya harus ramah terhadap kondisi lingkungan, sosial, ekonomi, budaya dan lainnya yang berlaku di masyarakat.

Ali menambahkan bahwa isu yang lain adalah Sustainability
Energi merupakan kebutuhan primer yang ketersediaannya dari waktu ke waktu harus terjaga karena ikut menentukan hajat dan kualitas hidup masyarakat sepanjang zaman.

Untuk hal ini jelas dia,
Pengadaan energi harus selaras dengan penjagaan ekosistem dan kelestarian alam.

“Sedangkan yang terakhir adalah Sovereignty
Energi. Ini sangat penting bagi ketahanan dan keamanan sebuah negara di mana suatu negara harus mampu memenuhi kebutuhan energinya sendiri tanpa tergantung kepada negara lain,” pungkas pengurus DPP Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) itu

(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *