106 TRILIUN DUIT DARI 23 RIBU NASABAH KSP INDOSURYA PECAHKAN REKOR KASUS INVESTASI DI INDONESIA

Hukrim895 Views
Jakarta РKerugian korban kasus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya memecahkan rekor. 
Kejaksaan Agung (Kejagung) menyebut, jumlah korban yang ditimbulkan oleh kasus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya mencapai  23.000 orang dengan nilai kerugian sebesar Rp 106 triliun.
Alhasil Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung Fadil Zumhana mengatakan, kerugian kasus KSP Indosurya tersebut menjadi kerugian terbesar yang dialami korban sepanjang sejarah di Indonesia.
Sebagai informasi, kasus KSP Indosurya kini tengah disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat dengan tersangka Henry Surya.
Kasus ini juga menjerat tersangka yakni June Indria dan Suwito Ayub. Sedangkan tersangka Suwito Ayub diduga kabur ke luar negeri dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
“Bahwa Jaksa melindungi korban, korban kurang lebih 23.000 orang, korban kerugiannya yang berdasarkan LHA PPATK, Indosurya mengumpulkan dana secara ilegal sebanyak Rp 106 triliun,” kata Fadil seperti dikutip Kontan, Kamis (29/9/22).
Kata dia, pihaknya sempat mengalami kendala saat proses pra penuntutan.
Menurutnya, Kejagung memang mengejar agar kerugian korban bisa diselamatkan.
“Bahwa dulu proses pra penuntutan agak tersendat karena kami berupaya bagaimana kerugian korban bisa kami selamatkan. Sehingga berdasarkan berkas perkara bisa disita Rp 2,5 triliun dari SPDP Rp 192 miliar. Ini upaya Jaksa bagaimana mengungkap peristiwa pidana, membangun kasus, sehingga terbangunlah kasus itu bisa kita limpahkan ke pengadilan dengan alat bukti yang cukup kuat,” ujarnya lagi.
Kejagung menghimbau kepada masyarakat Indonesia untuk hati-hati untuk berinvestasi pada suatu perusahaan investasi.
Pasalnya saat ini banyak perusahaan investasi yang merugikan masyarakat, seperti kasus KSP Indosurya.
(Red/Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *