Lucas Trejo dan Keluarga (Foto: People)
Caracas, PBSN – Gempa dahsyat di Venezuela merenggut istri dan dua anak pesepak bola Argentina Lucas Trejo.
Trejo kehilangan Yanina, Aaron, dan Ainhoa setelah rumah mereka di La Guaira rata dengan tanah.
Bencana bermagnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Caracas dan sekitarnya Rabu, 24 Juni malam waktu setempat. Itu menjadi gempa terkuat di Venezuela dalam lebih dari satu abad.
Tiga Hari Mencari di Reruntuhan La Guaira
Saat gempa terjadi, Trejo tengah pemusatan latihan bersama Club Sport Maritimo La Guaira di Caracas. Begitu mendapat kabar, ia langsung melaju 30 kilometer ke rumahnya.
Setiba di lokasi, yang tersisa hanya puing. Selama tiga hari ia bersama relawan dan rekan sesama pemain menyisir reruntuhan. Mereka bahkan meminta tambahan alat berat karena satu mesin yang ada dinilai kurang.
“Apa yang dia temukan adalah pemandangan yang mengerikan. Dia sama sekali tidak menemukan apa pun yang tersisa dari bangunan itu sebelumnya. Harapan kami adalah mereka tidak berada di dalam sana,” kata saudara iparnya, Ricardo Ardiles, kepada CNN Spanyol.
Harapan itu pupus Minggu, 28 Juni. Maritimo La Guaira mengumumkan Yanina, Aaron, dan Ainhoa tewas. Klub mengunggah foto keluarga Trejo dengan pesan duka.
“Lucas, kamu tidak sendirian. Keluargamu di Maritime La Guaira bersamamu,” tulis klub.
Dunia Sepak Bola Venezuela Berduka
Gempa juga menelan korban dari sepak bola nasional. Federasi Sepak Bola Venezuela [FVF] mengonfirmasi meninggalnya Yimvert Berroteran, 18 tahun. Bek muda itu pernah tampil di Piala Dunia U-17 Doha dan memperkuat timnas U-20.
Dua pemain muda lain, Víctor Palacios dan Razan Sijaa, juga menjadi korban. Sementara itu, istri pesepak bola Hector Bello tewas saat melindungi anak balitanya.
“Aku akan memastikan untuk mengingatkan putri kecil kita betapa hebatnya dirimu dan betapa besar cintamu padanya,” tulis Bello.
Kerusakan Masif, Korban Tembus 1.400 Jiwa
Otoritas mencatat lebih dari 1.400 orang meninggal dan ribuan lainnya hilang. Sejumlah gedung runtuh, listrik padam, internet putus, dan Bandara Internasional Simon Bolivar ditutup.
USGS menyebut gempa terbesar sebelumnya terjadi 1900 dengan magnitudo 7,7 di lepas pantai utara Caracas. Lokasinya hanya beberapa ratus kilometer dari episentrum gempa pekan lalu.






