Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyakini bahwa Partai Golkar tidak akan sembrono dalam mendeklarasikan capres yang akan diusung pada Pemilihan Pilpres 2024.
“Saya yakin, saya yakin, saya yakin Golkar akan dengan cermat, akan dengan teliti, akan dengan hati-hati, tidak sembrono dalam mendeklarasikan calon presiden dan wapres 2024,” ujar mantan Wali Kota Solo itu saat memberikan sambutan pada HUT Partai Golkar, Jum’at (21/10/22).
Jokowi juga mengatakan bahwa sosok capres dan cawapres yang diusung Partai Golkar nantinya merupakan tokoh terbaik.
“Saya juga meyakini bahwa yang akan dipilih oleh Partai Golkar, capres maupun cawapres, ini adalah tokoh-tokoh yang bener. Silakan terjemahkan sendiri,” ujarnya lagi.
Jokowi mengungkapkan, pemilihan presiden dan wakil presiden layaknya pemilihan pilot dan copilot, dengan penumpang yang sangat banya yang tak mudah dilakukan.
Mengutip video yang diunggah Nas Daily terkait pemilihan pilot itu, kata Jokowi terdapat dua kandidat pilot yang akan dipilih oleh sebuah perusahaan maskapai.
“Untuk bisa terpilih menjadi pilot, calon pilot pertama menyampaikan bahwa akan mematuhi hukum penerbangan internasional. Ia juga menyampaikan akan terbang di atas ketinggian 30 ribu kaki. Kemudian, calon pilot kedua menyampaikan bahwa ia akan memberikan tiket kelas bisnis untuk seluruh penumpangnya serta memberikan diskon tiket. “Bapak ibu akan tertarik yang mana?” beber mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Jokowi meyakini bahwa masyarakat akan lebih tertarik untuk memilih calon pilot nomor dua karena menjanjikan akan memberikan tiket kelas bisnis dan juga memberikan diskon tiket.
Tidak lupa Jokowi mengingatkan agar para pemilih yang tertarik untuk memilih calon pilot nomor dua untuk berhati-hati.
Pasalnya menurut dia, janji manis yang disampaikan oleh calon pilot nomor dua tersebut tidak masuk akal.
“Yang milih nomor 2 itu hati-hati. Karena pasti ini karena emosional dan kurang informasi. Dan sebetulnya tawarannya tidak masuk akal. Sudah diberi kelas bisnis semuanya kemudian tiketnya di diskon. Menarik sekali tapi tidak masuk akal,” tambahnya.
Dari cerita tersebut, Jokowi pun meminta agar Partai Golkar tak sembarangan dalam menentukan calon presiden dan wakil presiden yang akan dipilih oleh rakyat nanti.
“Jangan sembarangan menentukan calon pilot dan copilot yang akan dipilih oleh rakyat. Juga jangan sembarangan dalam memilih calon presiden dan wapres. Tapi juga saya titip pesan, jangan terlalu lama-lama,” jelasnya.
(Red)






