Jakarta – Safari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Markas Syariah di Kawasan Petamburan, Tanah Abang Jum’at (7/10/22) menuai sorotan publik.
Dalam pertemuan untuk menghadiri undangan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan tersebut, Habib Rizieq Shihab (HRS) bertanya kepada jamaahnya tentang “berjuang lagi” setelah membantu Anies dalam kemenangan dalam Pigub DKI 2017 lalu.
Pertemuan Anies dengan kelompok Habib Rizieq Shihab (HRS) dan jemaahnya itu, dimungkinkan akan menjadi aksi “meminta restu” setelah Partai Nasional Demokrat (NasDem) secara resmi mendeklarasikan dirinya sebagai calon presiden 2024.
“Saya mewakili seluruh kawan-kawan dalam pergerakan 212 telah berjibaku habis-habisan berjuang di Jakarta, dan akhirnya Allah berikan kemenangan sehingga Dr. Anis Baswedan menang,” ujar HRS seperti dikutip Suara.
“Saya ingin menyampaikan apresiasi beliau tidak mengecewakan menjadi gubernur kita,” tambahnya.
Selain itu, HRS juga terlebih dahulu menanyakan kepada hadirin tentang kepuasan mereka terhadap kepemimpinan Anies.
“Senang tidak dapat pemimpin yang bagus, pemimpin yang berani melawan oligarki?” seru HRS yang disambut tepuk tangan meriah dari jamaah yang hadir.
Habib Rizieq juga mengajak para pengikutnya untuk siap mendapatkan kembali seorang pemimpin yang berani melawan oligarki dan membela hak asasi manusia.
“Siap bersatu, siap bersaudara, siap berjuang lagi? Takbir! belum kampanye ini namanya apresiasi,” kata Habib Rizieq.
Usai mengatakan hal itu, Habib Rizieq memeluk Anies Baswedan dan berdoa agar Husnul Khotimah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.
“Mau ditinggal Anies Jakarta sedih nggak? ntar jangan-jangan pajak naik lagi, mudah-mudahan Allah memberikan solusi yang terbaik, maka itu saya tetap satu komando?” tanya HRS yang kembali disambut riuh pendukungnya.
Sementara itu, Wakil Sekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin mengatakan bahwa pihaknya belum menentukan sikap dan arah politik untuk pemilihan presiden 2024 mendatang.
Dia menyebutkan ini sampai sekarang PA 212 masih bersikap netral dan belum menentukan sikap akan mendukung partai mana pun, sekalipun terhadap Anies Baswedan.
Novel juga menjelaskan bahwa PA 212 baru akan mengambil keputusan dengan suara bulat setelah Ijtimak Ulama 2023 dilaksanakan.
(Red/Sumber)









