MENAKAR CAWAPRES ANIES DARI POLITISI ATAU DARI MILITER

Opini205 Views
Oleh : Moh. Naufal Dunggio
Aktivis dan Ustadz Kampung
Membangun dan memperbaiki negeri ini bukan gampang setelah dirusakin Jokowi selama mau masuk 8 tahun. Dirusakin Jokowi and the gang, butuh orang kuat yang akan memimpin negeri ini. Kita sudah menemukan orangnya. Dia kuat bukan karena fisiknya tapi dia smart dan bermental baja peluang seperti kakeknya. Serta didukung rakyat Indonesia mayoritas yakni ANIES RASYID BASWEDAN yang diumumkan Nasdem pada tanggal 3 Oktober kemarin.
Nah supaya Anies gak keteter mengurus negara ini maka beliau harus didampingi orang kuat juga berasal dari militer yang berintegritas dan smart. Ada beberapa militer yang bisa dampingi Anies seperti JENDRAL (purn) GATOT NURMANTYO, ada JENDRAL ANDIKA panglima sekarang. Jendral Dudung masuk gaak…? Jendral Dudung bisa juga tapi ngerinya giliran kampanye CAPRES dia turunin baliho yang kita pasang. Tapi terserah Anies dan rakyat kalau mau. Karena mau urus negara yg begini besar harus benar-benar orang kuat.
Oleh karena itu Anies harus didampingi seorang militer yang kuat juga. Tapi ini bukan syarat utama. Ini hanya hitung-hitungan di warung sambil ngopi dan makan pisang dan ubi goreng.
Anies harus jeli memilih wakil yang seide dengannya. Jangan mau ambil orang shaleh seperti Kyai sekarang jadi wapres tapi tidak ada manfaatnya khususnya bagi umat Islam.
Ada juga AHY yang dari militer tapi dia belum mateng. Ditraning dulu jadi menteri. Nanti priode berikut kalau ada prestasi baru masuk glanggang pencapresan atau wacapresan. Kalau Anies kan udah teruji di DKI selama 5 tahun ini.
Itulah kehebatan Anies Baswedan.
Di akhir tugasnya mau jadi Gub DKI, Anies masih meresmikan pada tanggal 4 Oktober kemarin TOWER ASRAMA POLISI di Menteng dengan fasilitas lengkap yang tidak dihadiri petinggi POLRI seperti KAPOLDA yang hanya diwakili aja. Walaupun polisi yakni KOMJEN FIRLI sebagai ketua KPK dan SATGASUS mau mengerjai Anies dengan fomula E tapi beliau tidak pernah dendam. Kenapa KOMJEN FIRLI gak usut ya pembangunan tower itu yang menelan uang PEMPROV DKI sebanyak 200 miliar kurang lebih. Kan lebih banyak itu anggarannya dari pada anggaran formula E. Yah itulah manusia kalau punya jabatan. Nanti kita ketemu di pengadilan akhirat ajalah sebab kalau di dunia kalian yang punya jabatan JUMAWA.
Wallahu A’lam ….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed