Tunjuk Said Iqbal Masuk Kabinet Merah Putih, Bukti Presiden Berpihak Dengan Nasib Buruh

News, Politik185 Views

Jakarta, PBSN – Federasi Serikat Pekerja (FSP) ASPEK Indonesia, pada Minggu (7/6/2026) menyambut positif sinyal kuat dari Pemerintah terkait rencana masuknya Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI, Said Iqbal, ke dalam Kabinet Merah Putih. Sinyal tersebut disampaikan secara terbuka oleh Menteri Sekretaris Negara yang menyatakan bahwa penugasan Said Iqbal sedang didiskusikan dan kemungkinan berkaitan dengan bidang ketenagakerjaan serta perjuangan buruh yang selama ini menjadi fokusnya.

Presiden FSP ASPEK Indonesia, Abdul Gofur, menilai langkah Presiden Prabowo Subianto tersebut merupakan sinyal positif dan bukti nyata bahwa pemerintah memberikan ruang yang lebih besar bagi representasi kaum pekerja dalam proses pengambilan kebijakan nasional.

“Apabila benar Saudara Said Iqbal diberikan amanah untuk bergabung dalam Kabinet Merah Putih, maka hal tersebut merupakan bukti bahwa Presiden Prabowo mendengar aspirasi kaum buruh dan memberikan kesempatan kepada tokoh perburuhan untuk terlibat langsung dalam merumuskan kebijakan negara. Ini adalah langkah maju bagi demokrasi industrial dan hubungan industrial di Indonesia,” ujar Abdul Gofur.

Menurut Abdul Gofur, selama ini gerakan buruh telah menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Oleh karena itu, kehadiran figur yang memahami persoalan ketenagakerjaan dari lapangan akan memperkuat upaya pemerintah dalam mewujudkan perlindungan pekerja, peningkatan kesejahteraan buruh, penciptaan lapangan kerja yang berkualitas, serta penguatan jaminan sosial ketenagakerjaan.

FSP ASPEK Indonesia berharap apabila Said Iqbal benar dipercaya masuk kabinet, maka momentum tersebut dapat digunakan untuk memperkuat dialog sosial antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja dalam semangat kemitraan yang konstruktif.

“Kaum buruh tidak hanya ingin didengar, tetapi juga dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan yang menyangkut masa depan pekerja Indonesia. Penunjukan tokoh buruh ke dalam kabinet akan menjadi simbol penting bahwa negara hadir dan berpihak pada peningkatan kesejahteraan pekerja,” lanjut Abdul Gofur.

FSP ASPEK Indonesia juga meyakini bahwa pembangunan ekonomi yang berkeadilan hanya dapat terwujud apabila pertumbuhan ekonomi berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan pekerja, perlindungan hak-hak normatif, dan terciptanya hubungan industrial yang harmonis.

Sebelumnya, pihak Istana melalui Menteri Sekretaris Negara memberikan sinyal bahwa Said Iqbal sedang dipertimbangkan untuk bergabung dalam Kabinet Merah Putih dan kemungkinan akan menempati posisi yang berkaitan dengan bidang ketenagakerjaan dan perburuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *