BANTAH KLAIM JOKOWI, RR : YANG KASIH BRIEFING ASAL BAPAK SENANG

News239 Views

Jakarta – Klaim Presiden Joko Widodo terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia tertinggi dibandingkan dengan negara lain dibantah oleh Begawan Ekonomi Rizal Ramli.

RR sapaan akrabnya menilai pernyataan Jokowi tersebut merupakan bisikan dari orang-orang yang hanya ingin mencari popularitas saja.

Bahkan kata RR pembisik tersebut tidak memiliki data valid terkait informasi yang disampaikan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

“Yang kasih briefing ABS, yg bacakan have no clues,” ujar RR melalui akun Twitternya, Kamis (20/10/22).

Memang kata RR negara-negara maju memiliki pertumbuhan ekonomi maksimal 3 persen.

Namun lanjut RR, Vietnam tumbuh 7,7 persen dan Philipina tumbuh 6,5 persen meskipun SDA kedua negara itu tidak sekaya Indonesia.

“Negara-negara maju, maks tumbuh 3%. Vietnam tumbuh 7,7% Q2-2022, Philipina 6,5% Q2-2022, padahal tidak punya banyak SDA dan komoditi,” ujarnya lagi.

Menurut RR, semestinya Indonesia memiliki pertumbuhan lebih karena adanya keuntungan lebih akibat dari melonjaknya harga komoditi.

“Indonesia hanya tumbuh 5,5% padahal dapat windfall profit dari lonjakan harga komoditi,” jelasnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo memamerkan kemampuan pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi hingga mengendalikan inflasi di tengah krisis global.

“Di tengah-tengah krisis, di tengah-tengah resesi, Indonesia di Kuartal II masih tumbuh 5,44 persen,” kata Jokowi saat meresmikan pembuatan Trade Expo Indonesia ke-37 tahun 2022 di Tangerang, Rabu (19/10/22)

Menurut Jokowi, kondisi itu harus disyukuri. Sebab, Indonesia diklaim sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi paling tinggi jika dibandingkan negara lain.

“Ini wajib kita syukuri. Kita termasuk negara-negara yang memiliki growth, pertumbuhan ekonomi yang paling tinggi di negara-negara G20 maupun negara-negara lainnya,” kata Jokowi.

 

(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *