Bandung – Komandan Yonif Para Raider 330/TD Mayor Inf Dedy Pungky Irawanto memimpin acara tradisi pelepasan anggota yang berpindah satuan di lapangan upacara Yonif PR 330/TD, Nagreg, Kabupaten Bandung, Kamis (6/4/23).
Dua personel yang pindah satuan adalah Prada Ali Aldiansah Pane dan Prada Joel Alvaro Per Angin Angin.
Kedua prajurit tersebut telah berhasil mengikuti dan menyelesaikan rangkaian pendidikan pengintai tempur (taipur) dan mendapatkan kehormatan untuk bergabung memperkuat satuan Taipur Kostrad.
Dalam amanatnya, Dedy menyampaikan bahwa pindah satuan adalah hal yang wajar di institusi TNI Angkatan Darat. Perpindahan ini, lanjutnya, bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi pengembangan karier personel dan penyegaran organisasi guna menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks.
“Saya ucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada personel yang pindah satuan atas dedikasi, loyalitas dan integritas yang ditunjukkan selama berdinas di Yonif PR 330/TD. Jadikan pengalaman yang diperoleh di Yonif PR 330/TD sebagai bekal berharga untuk mengemban tugas di satuan yang baru dan tetaplah menjaga tali silaturahmi,” ujar Dedy.
Untuk diketahui, Taipur merupakan Kompi Pengintai Tempur, Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) yang pada tahun 2001 dibentuk oleh Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu saat dirinya masih menjabat Panglima Kostrad.
Pada awalnya Taipur bernama Peleton Intai Keamanan (Tintaikam) Brigade.
Namun, pada tahun 2005 nama pasukan elit ini diubah menjadi Peleton Intai Tempur (Tontaipur) dan selanjutnya menjadi Kompi Taipur.
Sebagai satuan elite, para prajurit Taipur memiliki berbagai keahlian khusus.
Dilansir dari laman resmi Kostrad, keahlian tersebut yakni melakukan infiltrasi ke jantung musuh dengan senyap untuk melakukan sabotase, intelijen, dan operasi tempur dengan misi khusus.
(Red)






