Dosen UBSI Gelar Pelatihan Internet Sehat di Bank Sampah Anggrek Asri Banyuurip Purworejo

Berita Daerah396 Views

Purworejo — Sejumlah dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Yogyakarta melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Bank Sampah Anggrek Asri, Borokulon, Banyuurip, pada Sabtu (1/11/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Pelatihan Internet Sehat untuk Meningkatkan Literasi Digital pada Bank Sampah Anggrek Asri”.

Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dilaksanakan oleh tim dosen UBSI yang terdiri dari Tri Wahyudi, Pudji Widodo, Akhmad Syukron, dan Sri Kiswati, dengan melibatkan beberapa mahasiswa. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat pengelola bank sampah terhadap pemanfaatan internet secara bijak, aman, dan produktif di era digital.

Ketua tim pengabdian, Tri Wahyudi, menyampaikan bahwa literasi digital menjadi kebutuhan penting bagi komunitas masyarakat, termasuk pengelola bank sampah, agar mampu memanfaatkan teknologi informasi secara positif serta terhindar dari dampak negatif penggunaan internet.

“Melalui pelatihan internet sehat ini, kami ingin membekali pengelola Bank Sampah Anggrek Asri dengan pengetahuan dasar tentang keamanan digital, etika bermedia sosial, serta pemanfaatan internet untuk mendukung aktivitas organisasi dan ekonomi kreatif,” ujar Tri Wahyudi.

Materi pelatihan meliputi pengenalan internet sehat, cara mengenali informasi hoaks, keamanan data pribadi, serta pemanfaatan media digital untuk publikasi dan komunikasi kegiatan bank sampah. Peserta tampak antusias mengikuti sesi pelatihan yang disampaikan secara interaktif oleh para dosen dan mahasiswa.

Salah satu anggota tim dosen, Pudji Widodo, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen UBSI dalam mendukung peningkatan kapasitas digital masyarakat berbasis komunitas. Menurutnya, literasi digital yang baik dapat mendorong pengelolaan bank sampah menjadi lebih profesional dan berkelanjutan.

Pengelola Bank Sampah Anggrek Asri menyambut baik kegiatan tersebut. Salah satu pengurus bank sampah, Anisa, mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat bagi para anggota.“Kami jadi lebih paham bagaimana menggunakan internet dengan aman dan benar. Selama ini kami menggunakan media sosial, tetapi belum tahu risiko dan etika penggunaannya. Pelatihan ini membuka wawasan kami,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat semakin melek digital dan mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung kegiatan lingkungan dan ekonomi warga.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, UBSI Kampus Yogyakarta berharap dapat terus berkontribusi dalam peningkatan literasi digital masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan komunitas lokal dalam menghadapi tantangan era digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *