SILAHKAN KALAU MAU MENGHAPUS JEJAK KARYA ANIES DI DKI

Opini288 Views

Oleh: Moh Naufal Dunggio

Aktivis dan Ustadz Kampung

 

Mumpung lagi berkuasa atau ada kekuasaan sah-sah aja mau melakukan apa aja. Kami rakyat hanya bisa menyaksikan aja. Lakukanlah apa yang mau dan bisa lakukan. Terserah kaulah yang jadi pejabat Gubernur DKI. Anies udah selesai pensiun dari Gubernur. Yang Insya Allah akan berkantor di Medan Merdeka Utara dengan RIDHA dan IDZIN ALLAH SWT.

Kalian para HATERS baik dari dalam istana maupun di dalam kolong gorong-gorong COMBERAN gak bisa melawan taqdir kalau nanti rakyat mayoritas memilih Anies menjadi penghuni dan berkantor di Jl. Medan Merdeka Utara. Duit sebanyak oligarki secara berjama’ah dalam mengumpulkan duit itu gak bisa MEMBELI TAQDIR agar menggagalkan Anies jadi PRESIDEN setelah Jokowi. Massa Jokowi udah selesai. Dia sendiri lagi pusing menghadapi TUNTUTAN rakyatnya terhadap ijazah palsunya.

UGM yang merupakan kampus termasyhur di Indonesia bakal menjadikan REKTOR dan DEKAN FAK. KEHUTANAN bakal menjadi penghuni Hotel Prodeo karena bersekutu dalam penipuan ijazah palsu. 275 juta kurang lebih rakyat Indonesia menjadi KORBAN penipuan presidennya. Dan ini baru terjadi di dunia nyata. Biasanya cerita semacam ini hanya ada di dunia perfileman.

Mau jadi apa negeri ini kalau rezim ini terus berkuasa. Sesuka hati mereka mengelola negeri ini. Seolah-olah negeri ini punya nenek moyangnya yang diwariskan sebagai pewaris tunggal kepada mereka.

Rakyat memilih Anies karena negeri ini telah dirusakin oleh kalian penguasa istana. Bukan pekerjaan gampang mengatur dan memperbaiki negeri ini yang sudah hancur-hancuran karena hutang. Bagaikan anaconda raksasa melilit seekor anak sapi.

Silahkan para pemangku jabatan berbuat seenak udelmu. Tapi ingat giliran tiba kemarahan rakyat tak ada satupun kekuatan senjata yang bisa membendungnya apalagi menahannya. Tunggulah saat itu. Tidak akan lama karena waktu kalian udah mau habis.

Rakyat bergerak tak ada satu kekuatanpun yang bisa mencegah.

Selamat menghitung hari-hari kejatuhan kalian. Tuhan lagi bersama rakyat bukan lagi bersama penguasa yg tukang tipu dan hidup penuh kepalsuan.

“Innallaha ma’a ana” Tuhan bersama kami rakyat bukan pendukung rezim laknat.

Wallahu A’lam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *