BAK JARING LABA -LABA

Opini1372 Views

Oleh : Naniek S. Deyang

Kasus penembakan Brigadir J memang ruwet , karena disinyalir banyak kepentingan yang bakal tersenggol, bahkan para pembesar. Seperi dikatakan Menkopolhukan Mahfud MD, soal pembunuhan Brigadir J ini bukan kriminal biasa.

Tak heran sedikitnya ada 25 polisi dari pangkat Jenderal , Perwira , Perwira menengah , dan hanya sedikit yang bukan perwira mencoba menghalang-halangi kasus ini. Dengan cara menghilangkan baranh bukti, membuang barang bukti, menghalangi penyelidikan dll.

Mengapa di Kepolisian RI sekarang terlihat terbelah ? Benarkah ini berkait dengan adanya organisasi non struktural di Polri yang bernama Satgassus, dimana sebelum dicopot Fredy Sambo dipercaya menjadi Kepala Satgassus?

Apa itu Satgassus? Di dunia maya seperti diberitakan Media Cakra yang kemudian beritanya di teke down , juga info-info opposite yang juga infonya ditake down, memang lembaga yang power full dan mengerikan tugasnya karena menyangkut dunia hitam. Bahkan menurut portal inilahcom, hanya Kapolri yang bisa mengontrol Satgassus ini.

Tak hanya power full dan menjadi super body, Satgassu juga bisa mengintervensi kasus-kasus besar di Kepolisian baik di tingkat pusat maupun di Polda-polda. Menurut media, putaran duit yang diurus Satgassus ini mencapai trilyunan.

Kasus apa saja yang diurus Satgassus ini? Mulai Narkoba, perjudian termasuk judi online, pencucian uang, politik, agama (teoris), sampai soal UU IT (yang nangkap orang-orang yang melanggar IT). Pokoknya setiap kasus besar dan ramai di media Satgassus inilah yang bergerak.

Bagaiaman sejarah Satgassus terbentuk? Saya dapat kutipan dari media sebagai berikut :

Seperti dikutip fin.co.id dari laman itu, disebutkan tugas Satgassus Merah Putih ini antara lain untuk menangani upaya hukum pada perkara psikotropika, narkotika, tindak pidana korupsi, pencucian uang dan ITE.

Satgassus ini awalnya dibentuk oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian pada 2019 lalu.

Yaitu melalui Sprin/681/III/HUK.6.6/2019 tertanggal 6 Maret 2019. Dalam sprin ini, posisi Ferdy Sambo yang saat itu menjadi Koorspripim Polri menjabat sebagai sekretariat.

Saat Kapolri dijabat oleh Idham (setelah Tito Karnavian), dimana Fredy Sambo diangkat sebagai Kadiv Propam, Sambo juga sekaligus menjadi Kepala Satgassus.

Nah bagaimana powerfullnya Satgassus ini, bisa dilihat banyaknya ajudan yang diberikan ke Fredy Sambo, ada 8 dan semua ajudan ini masuk anggota Satgassus.

Lihat juga bagaiwana powerfullnya Fredy Sambo , kok bisa polisi brewokan dan bertato menjadi ajudannya. Kemudian lembaga kepolisian kok ya membolehkan anggota brewokan dan bertato, padahal dia bukan dari divisisi intel? Ini kemudian menimnulkan tanda tanya besar masyarakat, kok masuk polisi boleh bertato ya?

Lalu benarkah bahwa kasus pembunuhan Brigadir J, bukan sekedar selingkuh, pelecehan atau apalah berkait asmara dengan istri Fredy Sambo, tapi berkait juga “pengkhianatan”? Kabarnya Brigadir J membocorkan operasi Satgassus berkait duit gede pada pembesar Polri yang tdk dalam bagian Satgassus ? Itulah sebabnya pengacara keluarga mengatakan bahwa Brigadir J sudah diancam dibunuh oleh pengawal Sambo yang lain yang berinisial D sejak sebulan sebelum terjadi pembunuhan.

Kepada Yth Bapak Presiden Jokowi , mohon bapak turun tangan dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Bapak Presiden kembalikan marwah Polri sebagai pelindung masyarakat. Bapak Presiden mohon panggil Kapolri, dan minta Bubarkan organisasi non struktural Satgassus. Mengapa harus dibubarkan? Karena di tubuh kepolisian akan terbelah -belah lantaran ada lembaga super body yang bertanggungjawab hanya pada Kapolri, dan tidak bisa diintervensi siapapun tapi sebaliknya bisa mengintervensi kasus apapun. Sudah gitu yqng ditangani Satgassus ini hampir semua dunia gelap Pak Presiden, jadi bisa dibayangkan besarnya perputaran duitnya???

Dengan Satgassus dibubarkan, maka akan bisa dibelah dengan transparan apa saja selama ini yang ditangani Satgassus ? Dan pembesar di Kepolian dan di luar Kepolian siapa saja yg terlibat ? Termasuk kasus brigadir J, semoga juga akan bisa diuangkap tuntas, karena tidak ada lagi yg menghalang -halangi atau merekayasa kejadian.

Mendengar info-info A1 yang tidak mungkin bisa saya tulis, saya sampai gak bisa tidur. Semoga Pak Kapolri bisa mengembalikan marwah Kepolisian Republik Indonesia menjadi pengayom dan pelindung masyarakat. Masih banyak polisi di tingkat tamtama sampai jenderal yg baik, semoga Polri bisa segera berbenah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *