SISTEM PERTAHANAN UDARA RUSIA SUKSES CEGAT BOM UDARA JDAM PRODUK AS

Internasional191 Views

Moskow – Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan untuk pertama kalinya sistem pertahanan udara Rusia mencegat bom udara JDAM buatan AS di zona operasi militer khusus.

Dalam keterangan Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov, disebutkan bahwa sistem pertahanan udara Rusia mencegah bom udara JDAM buatan AS.

B”Sistem pertahanan udara mencegah empat rudal HIMARS dan bom udara berpemandu JDAM buatan AS di hari terakhir,” ujar Konashenkov seperti dikutip Sputniknews, Rabu (3/5/23).

Mayor Jenderal Konashenkov juga menginformasikan bahwa 16 kendaraan udara tak berawak (UAV) Ukraina dihancurkan di berbagai wilayah.

Berbagi informasi terkini tentang total kerugian yang diderita tentara Ukraina sejak awal operasi.

“Sejak awal operasi militer khusus, total 416 pesawat, 230 helikopter, 3 ribu 935 pesawat tak berawak kendaraan, 421 sistem rudal anti-pesawat, 8 ribu 948 tank dan pertempuran lapis baja lainnya telah diperangi kendaraan, 1095 peluncur roket multi-laras, 4.717 peluru lapangan dan mortir, dan 9.928 kendaraan militer pribadi dihancurkan,” katanya .

Pada akhir Februari, agensi Bloomberg, mengutip sumbernya sendiri, menulis bahwa AS berencana untuk mengirimkan sistem penargetan JDAM-ER (Joint Direct Attack Munition Extended Range) ke Ukraina, yang mengubah bom tak berpandu menjadi proyektil ‘pintar’ presisi tinggi.

Dalam berita disebutkan bahwa perangkat yang dipandu GPS dipasang pada bom udara dengan berat antara 226 dan 907 kilogram dan dapat mencapai target hingga jarak 72 kilometer dengan bantuan sayap.

Dalam pernyataan resmi yang dibuat oleh Pentagon, disebutkan bahwa “munisi udara presisi tinggi” akan dikirimkan ke Kiev dalam kerangka paket bantuan militer senilai $1,85 miliar tertanggal 21 Desember.

(Red/Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *