WARNING, JENDRAL TNI MULAI GERAH DENGAN SIKON SEKARANG KOQ SIPIL HANYA ADEM AYEM

Opini242 Views

Oleh: Moh. Naufal Dunggio
Aktivis dan Ustadz Kampung

Ini berita bagus dan memberi semangat bagi rakyat Indonesia yang peduli pada negeri melihat situasi perpolitikan yang tidak menentu karena bisa berakibat disintegrasi bangsa dan NKRI bisa hancur berkeping-keping dan dimangsa bulat-bulat oleh bangsa asing terutama Cina yang ada 15 ribu proyek yang akan dan sementara dibangun akibat penghianatan para elit negeri yang tamak dan rakus.

Jendral tersebut adalah PANGDAM SILIWANGI yakni MAYOR JENDRAL KUNTO ARIF WIBOWO. Ini bukan Jendral kaleng-kaleng. Tanpa memikirkan jabatannya beliau berani bersuara lantang melalui tulisannya di kompas bulan kemarin dan tidak banyak terekspos medsos. Beliau lakukan itu demi keutuhan NKRI dan tanggung jawab sebagai prajurit yang menjunjung tinggi SAPTA MARGA yang masih berdarah merah putih bukan berdarah merah bintang kuning. Seperti Jendral-Jendral yang lain. Maka dari itu *kita warga sipil jangan biarkan Jendral Kunto sendirian*. Rakyat seluruh Indonesia harus berdiri dibelakangnya malah kalau perlu jadikan beliau wapres ARB supaya posko pemenangan GP=gila porno berantakan dan ARB gak lagi diuya kuya oleh si ijazah palsu dan gerombolan elit di istana laknat.

Ini momentum kebangkitan kembali TNI bersama rakyat. Mau tunggu macan-macan dari sipil udah pada tua-tua walau suara mereka masih lantang dan nyaring seperti Prof. Dr. MAR tapi tidak sama 20 atau 30 tahun yang lalu. Nah ini ada jendral aktif sebagai panglima lagi belum kepala 6 umurnya karena masih aktif tidak sama dengan jendral tua yang udah pensiun yang udah gak ada gigi masih memuji-muji presiden Widodo seolah-olah dia benar-benar pemimpin yang pekerja keras tapi boong.

TNI sangat peka dengan situasi sekarang karena TNI melihat kasak kusuk para elit kekuasaan dan partai ugal-ugalan menabrak konstitusi dan undang-undang dan semua hanya diam seolah-olah mengaminkan saja dan bisa aja ini menjadi benih-benih kehancuran bangsa maka TNI berteriak yang di wakili Pangdam Siliwangi sebagai peringatan kewarga sipil yang lagi berkuasa. Agar jangan jadi JUMAWA karena kemerdekaan negeri ini atas jerih payah dan pengorbanan TNI dengan rakyat bukan TNI dengan para elit apalagi dengan elit partai.

KENAPA HARUS SILIWANGI?

Ada beberapa alasan untuk menjawab

1). Cuma Jendral Kunto yang berani. Soal kebranian jangan tanya kepada TNI mereka udah teruji di medan pertempuran seperti kalau kita tonton di FB, bagaimana prajurit kita mereka berada di hutan belantara Papua ada sampai 4 hari anggota KOPASUS gak makan hanya tergantung di pohon tapi gak mati boleh jadi MALIKIL MAUT kasihan karena dia udah tersiksa tergantung dipohon lantas mati, itu bukan mati secara kesatria. Jadi dibiarkan dia bisa bertahan apa tidak. Boleh jadi kalau udah gak kuat bertahan baru dicabut nyawanya.
Apalagi sudah jadi Jendral sudah melalui itu semua. Tapi tidak semua Jendral ada keberanian kehilangan jabatan seperti Jendral Kunto.

2). Tradisi Siliwangi yang selalu manunggal bersama rakyat. Yang dahulu kita kenal ada Kolonel Kawilarang prajurit keturunan Manado tapi koq bisa jadi kolonel sampai ke Bandung yang di kenal tidak pernah kompromi dengan kekuasaan kalau udah melenceng. Ada juga Jendral HR. Darsono bersama-sama AM FATWA dan Letjen Marinir ALI SADIKIN dkk membentuk petisi 50 sebagai bentuk protes kepada kekuasaan Jendral SOEHARTO kala itu menjabat sebagai Presiden. Apalagi cuma presiden ijazah palsu…?

Bisa jadi Jendral Kunto mewarisi tradisi ini sebagai trade mark Siliwangi. Sebab peringatan beliau tertuju pada elit sipil. Siapa lagi elit sipil kalau bukan yang berkuasa saat ini. Ada Jendral sich tapi karena udah purna segala-galanya maka dia jadi sipil. Mudah-mudah ini keberkahan bagi rakyat sipil agar bangun dari tidur panjangnya bahwa negeri ini dikit lagi hilang ditelan bangsa lain berkolaborasi dengan penghianat negeri. Dan juga sebagai tanda rezim laknat sekarang bakal berakhir dan busuk di penjara. Dan ARB harus didampingi oleh Jendral seperti ini. Terserah ARB dan partai pendukungnya. Ini kalau jadi kenyataan maka bakal mencret-mencret bunyi petasan dan ambeyen kalangan istana laknat.
Semoga.

Nun Walqolami wamaa Yasturuun.
Wallahul Muwaffiq …
Wallahu A’lam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *