Berlin – Jerman bertekad mengucurkan dana sekitar tiga miliar euro untuk bantuan senjata ke Ukraina.
Mengutip Sputniknews, Selasa (29/3/23), bantuan tersebut akan meningkatkan jumlah bantuan Jerman ke Ukraina menjadi 15 miliar euro.
Sebelumnya Kanselir Jerman Olaf Scholz, mengumumkan keputusannya untuk memasok tank Leopard 2A6 ke Kiev dua bulan lalu sebagai akibat dari tekanan AS.
Sementara itu dikonfirmasi bahwa 18 tank telah berada Ukraina kemarin.
Penyiar publik ARD juga mengumumkan bahwa pemerintah Jerman sedang merencanakan peningkatan yang signifikan dalam bantuan militer ke Ukraina.
Dalam berita ARD, disebutkan bahwa 2,2 miliar euro dikeluarkan untuk bantuan senjata yang diberikan oleh Jerman ke Ukraina pada tahun ini, dan Komite Anggaran Parlemen akan menyetujui dana tambahan sebesar 12 miliar euro dalam lingkup ‘pendidikan bantuan’ pada pertemuan besok .
Kantor berita Prancis AFP mencatat bahwa sekitar tiga miliar euro telah dikeluarkan untuk bantuan senjata Jerman ke Ukraina, dan jumlah ini akan meningkat menjadi 15 miliar euro dengan keputusan yang rencananya akan diambil besok.
Uang itu akan digunakan untuk pasokan langsung senjata ke Ukraina, dan oleh karena itu untuk pembelian senjata baru, yang akan mengisi kembali persediaan angkatan bersenjata Jerman yang habis. Namun, detailnya belum diketahui.
PzH-2000 akan dibeli
Menurut korespondensi antara pemerintah dan Komite Anggaran Parlemen, howitzer self-propelled tipe 155mm PzH – 2000 baru akan dibeli untuk tentara Jerman . Jerman memasok mereka ke Ukraina bekerja sama dengan Belanda.
(Red/Sumber)






