Jakarta – Kebijakan Presiden Jokowi yang membuka kembali keran ekspor pasir laut mendapatkan penolakan dari berbagai pihak tidak terkecuali Tokoh Bangsa Rizal Ramli.
Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman itu menilai kebijakan tersebut merupakan perilaku menjual tanah air yang berpotensi mengurangi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Jual tanah air, berpotensi kurangi kedaulatan,” ujarnya melalui akun Twitternya @Ramli Rizal, Sabtu (3/6/23).
Ironisnya lanjut pria yang disapa RR itu, kebijakan itu dilakukan sembari menggaungkan slogan “NKRI Harga Mati”.
Menurutnya sikap yang saling bertolak belakang itu dipertontonkan secara vulgar dengan mengabaikan nilai-nilai moral.
“Sembari terus teriak2 “NKRI Harga Mati”. Mengeruk uang sembari khianat thd NKRI, kok ndak tahu malu ya,” tandasnya.
Seperti diketahui izin ekspor pasir laut telah diteken oleh Presiden Jokowi melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 tahun 2023 tentang Pemanfaatan Sedimentasi Laut.
(Red)












