MANTAN KETUA MPR RI MINTA PRESIDEN JOKOWI HADIRI SIDANG GUGATAN DUGAAN IJAZAH PALSUNYA

News1240 Views

Jakarta – Mantan Ketua MPR RI Amien Rais mengatakan bahwa Presiden Jokowi lebih baik menghadiri sidang gugatan dugaan ijazah palsu di PN Jakarta Pusat pada Selasa (18/10/22) nanti.

“Please, do, come to PN Jakarta Pusat. Ya cukup mungkin 10 menit ya Pak Jokowi. Tunjukkan ini lho ijazah saya yang asli. Nah kemudian argumen Bambang Tri dan para advokatnya itu bakal menjadi salah,” kata  Amien Rais melalui channel Youtubenya, Amien Rais Official, Jumat (14/10/22).

Menurut Guru Besar UGM itu, kehadiran Presiden Jokowi dengan menunjukkan ijazah aslinya pada sidang di PN Jakarta Pusat nanti akan membuat penggugatnya tidak bisa banyak bicara banyak.

Oleh karena itu, Mantan Ketua Umum DPP PAN itu berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) datang ke PN Jakarta Pusat dan menunjukkan ijazah aslinya.

“Ini loh (tunjukan ijazahnya), sehingga menurut saya akan mati kutu barangkali ya, akan patah itu (tuntutan) demikian juga Pak Jokowi,” ungkapnya.

Amien Rais juga mengatakan, sebalik keadaan mungkin akan berbalik jika dugaan ijazah palsu yang digugat oleh Bambang Tri Mulyono dan dibantu oleh lima advokatnya benar.

“Ya tentu resikonya wallahualam,” kata dia.

Dia juga mempertanyakan, apakah MPR kemudian akan mengambil langkah untuk memakzulkan Presiden Jokowi jika ijazahnya terbukti palsu.

“Saya tidak tahu ya, tapi itulah saya kira cara paling mudah. Jangan berpiral dengan kesana kemari apalagi mengumbar secara liar ya,” katanya lagi.

Dia juga meyakini bahwa citra Presiden Jokowi menjadi lebih baik jika menghadiri sidang tersebut.

“Jokowi malah citranya bisa jatuh. Jadi gagah saja Pak Jokowi datang, kemudian tunjukkan, selesai,” imbuhnya nya.

Apalagi tambah dia, Indonesia menjadi tuan rumah forum G20.

“Tapi kalau kemudian Anda keliru ya sudah akui saja. Kemudian resiko hukumnya konstitusinya bagaimana, ya saya wallahualam,” tutupnya.
(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *