SATU PRAJURIT TURKI GUGUR DI WILAYAH OPERASI CLOW-LOCK

Internasional872 Views

Ankara – Kementerian Pertahanan Nasional mengumumkan bahwa Sersan Spesialis Infanteri Halil İbrahim Yiğit, yang terluka di wilayah Operasi Clow-Lock yang dipindahkan ke rumah sakit kemarin, tidak dapat diselamatkan dan meninggal.

“Kami berharap belas kasihan Tuhan atas martir kami, yang kehilangan nyawanya dalam insiden yang meninggalkan kami dengan rasa sakit dan kesedihan yang mendalam, dan kami menyampaikan belasungkawa dan kesabaran kami kepada keluarganya yang berduka, Angkatan Bersenjata Turki dan bangsa kami yang mulia,” bunyi pernyataan itu seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (28/11/22).

Pesan belasungkawa juga datang dari Menteri pertahanan Jenderal Hulusi Akar.

“Atas nama saya dan anggota Kementerian Pertahanan Nasional, saya berharap belas kasihan Tuhan atas martir pahlawan kita, belasungkawa dan kesabaran saya untuk keluarganya yang berduka dan bangsa kita yang mulia,” ujar Akar.

Keluarga Sersan Spesialis Infanteri Martir Yiğit mendapat kabar pahit
Berita kesyahidan sampai ke keluarga Sersan Spesialis Infanteri Halil İbrahim Yiğit, yang terluka dalam tembakan pelecehan yang dilakukan oleh anggota organisasi teroris separatis di wilayah Operasi Claw-Lock Operation dan syahid di rumah sakit tempat dia dirawat.

Pejabat militer mengunjungi rumah syuhada di distrik Arnavutköy Anadolu Mahallesi dan menyampaikan kabar duka tersebut kepada keluarganya.

Seiring dengan itu, Bendera Turki dikibarkan di rumah dan jalan tempat tinggal keluarga Sersan Halil Ibrahim Yigit.

Tetangga, kerabat, dan pihak berwenang terlihat berada di rumah keluarga Sersan Yiğit.

(Red/Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *