Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengkritik sikap Amerika Serikat (AS) di tengah ketegangan yang memanas antara Turki dan Yunani.
Dia juga menyerukan Washington agar memperlakukan sekutu NATO dengan sikap yang setara.
“Tidak ada perbandingan dalam pentingnya Turki dan Yunani di NATO. AS tidak dapat menemukan sekutu lain seperti Turki,” kata Erdogan dalam sebuah wawancara televisi seperti dikutip Anadolu Agency, Senin (3/10/22).
Erdogan mengingatkan bahwa Turki berada di antara lima negara teratas di NATO dalam hal kontribusinya terhadap blok tersebut dan kekuatan yang disediakan oleh pasukan daratnya.
Dia juga mengatakan bahwa menurut rekaman drone, ada kendaraan lapis baja yang ditempatkan di pulau-pulau Yunani yang seharusnya didemiliterisasi, yang dia sebut sebagai langkah yang “tidak dapat diterima.”
“Harapan kami dari AS adalah tidak melibatkan Yunani dalam perhitungan yang salah dan tidak membiarkan manipulasi opini tersebar ke masyarakat internasional,” tambah Erdogan.
Dia mengecam keputusan Washington baru-baru ini untuk mencabut embargo senjata terhadap pemerintahan Siprus Yunani.
Presiden Turki mengatakan langkah itu “tidak akan terjawab” dan dia berjanji akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi Siprus Turki.
(Red/Sumber)






