Ankara – Kementerian Pertahanan Nasional, menyatakan bahwa Letnan Talha Bahadır, yang terluka parah dalam serangan rudal, tidak dapat diselamatkan meskipun ada intervensi di rumah sakit tempat ia dibawa.
“Sebagai akibat dari serangan rudal terhadap salah satu elemen kami oleh teroris pada 4 Mei 2022 di Zona Operasi Zeytindal, kawan heroik kami Letnan Talha Bahadır terluka parah dan menjadi martir meskipun semua upaya dilakukan di rumah sakit tempat dia dibawa,” jelas pernyataan itu seperti dilansir Sputniknews, Rabu (4/5/22).
Disebutkan bahwa target teroris berhasil dihancurkan dan 24 teroris tewas sesuai dengan penentuan awal.
“Darah martir kami tidak tertinggal di tanah dan tidak akan tertinggal Semoga Tuhan merahmati martir kami yang terkasih, yang kehilangan nyawanya dalam insiden yang meninggalkan kami dengan rasa sakit dan kesedihan yang mendalam, belasungkawa kami untuk keluarganya yang berduka, Angkatan Bersenjata Turki dan bangsa kita yang mulia. dan kami berharap Anda bersabar,” jelas pernyataan itu.
(Red/Sumber)






