17 WARGA SUDAN TEWAS AKIBAT PEMBOMAN

Internasional221 Views

Khartoum – Bentrokan antara tentara dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (HDK) di Sudan terus berlangsung.

Mengutip Anadolu Agency, Kamis (1/6/23), Persatuan Dokter Sudan, melaporkan bahwa 17 orang tewas dan 106 orang terluka, 36 di antaranya serius, sebagai akibat dari pemboman hebat dan “berdarah” terhadap wilayah Mayo di selatan Sudan, kemarin.

Dalam keterangannya disebutkan bahwa Rumah Sakit Pelatihan Beşair mengalami kesulitan dalam intervensi karena tingginya jumlah korban luka dan tenaga kesehatan yang tidak mencukupi.

Untuk itu, Otoritas Penerbangan Sipil Sudan mengumumkan bahwa keputusan untuk menutup wilayah udara, kecuali untuk penerbangan bantuan kemanusiaan dan evakuasi, telah diperpanjang hingga 15 Juni.

Wilayah udara Sudan ditutup untuk lalu lintas udara reguler setelah konflik internal antara tentara dan HDK pada pertengahan April.

Tentara menginginkan HDK yang pernah didukungnya tetapi dianggap sebagai ancaman karena berperilaku seperti tentara yang mandiri dan paralel, untuk sepenuhnya diintegrasikan ke dalam tentara dalam waktu 2 tahun.

Perang dan ketegangan yang meningkat berubah menjadi konflik bersenjata antara pihak-pihak pada pagi hari tanggal 15 April, di ibu kota Khartoum dan di berbagai kota.

Pada masa Presiden Omar al-Bashir, yang digulingkan oleh kudeta pada 2019, HDK yang dibentuk sebagai struktur milisi untuk melawan pemberontak, melindungi perbatasan, dan menjaga ketertiban di Darfur, beranggotakan puluhan ribu orang.

Akibat konflik tersebut diketahui bahwa lebih dari satu juta orang mengungsi di dalam negeri.

Sementara itu Perserikatan Bangsa-Bangsa mengumumkan bahwa 300.000 orang melarikan diri ke negara tetangga karena konflik.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa 850 orang kehilangan nyawa dan 5.500 terluka akibat konflik yang sedang berlangsung di Sudan.

Terlepas dari keputusan para pihak untuk memperpanjang gencatan senjata selama 5 hari lagi pada 29 Mei, bentrokan terus berlanjut di Sudan.

(Red/Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *