WARGA FLORES KORBAN PENGGUSURAN DIMINTA TIDAK LAKUKAN AKSI SAAT ASEAN SUMMIT

Berita Daerah166 Views

Flores – Warga di Flores yang sawah dan rumahnya digusur untuk jalan proyek strategis nasional tanpa ganti rugi didatangi polisi dari Mabes Polri dan Utusan Pusat.

Kehadiran polisi dan utusan tersebut dimaksudkan meminta warga membuat pernyataan mendukung pelaksanaan ASEAN Summit dan tidak melakukan aksi demo.

“Warga di Flores yg sawah dan rumahnya digusur utk jalan proyek strategis nasional tanpa ganti rugi didatangi polisi dr “Mabes Polri” dan “Utusan Pusat”; diminta buat pernyataan dukung #ASEANSummit dan tidak melakukan aksi demo,” ujar pemilik akun Twitter @KawanBaikKomodo, Rabu (10/5/23).

Sebelumnya 4 orang warga mendapat surat panggilan polisi dengan tuduhan melakukan dugaan “tindak pidana penghasutan” karena berencana melakukan demonstrasi menuntut hak ganti rugi.

Warga di 3 kampung ini sudah satu tahun memperjuangkan ganti rugi untuk sawah dan rumah mereka yang telah bersertifikat.

Untuk memperjuangkan hak mereka tersebut, warga membentuk forum yang diberi nama Rakyat Jelata Korban Gusuran (Ratakosa).

(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *