UNS GELAR SOSIALISASI GERAKAN ADIK LIMAN DAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI KABUPATEN SRAGEN

Berita Daerah881 Views

Sragen – Pusat Pengkajian Kebijakan Daerah dan Kelembagaan (PPKDK)-LPPM Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan acara sosialisasi gerakan Adik Liman (Anak Didik Peduli Teman Red) dan implementasi kurikulum Merdeka.

Kegiatan ini merupakan perwujudan Tridarma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

Acara yang dibuka oleh Sekertaris Dinas Pendidikan Sragen, Prihantomo ini digelar di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Sragen, selama dua hari, yakni 16-17 Juni 2022.

Hari pertama sosialisasi diadakan untuk jenjang SD, dengan peserta : Pengawas Sekolah 20 orang dan 79 perwakilan dari masing-masing gugus (Kepala Sekolah).

Sedangkan di hari kedua; untuk jenjang SMP dengan peserta 86 dari Kepala Sekolah dan guru jenjang SMP.

Narasumber dalam sosialisasi tersebut dibawakan Asep Yudha Wirajaya dengan membawakan materi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, filosofi dan implementasi program Adik Liman.

Sedangkan pemateri Dr. Leny Noviani menyajikan tema Pengembangan Rencana Pembelajaran dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.

Tujuan sosialisasi ini diadakan untuk mengetahui bagaimana implementasi program Adik Liman di sekolah sehingga dapat menumbuhkan nilai-nilai kepedulian dan gotong royong diantara siswa.

Nilai-nilai tersebut merupakan pengejawantahan profil pelajar Pancasila khususnya gotong royong, serta bagaimana mengembangkan rencana pembelajaran dalam rangka implementasi kurikulum merdeka.

Materi kurikulum merdeka yang disampaikan antara lain: filosofi kurikulum merdeka, regulasi, struktur kurikulum, capaian pembelajaran, alur tujuan pembelajaran, pembelajaran berdiferensiasi, dan rencana pembelajaran.

Kegiatan diawali dengan mendengarkan pengalaman salah satu peserta yang telah mengimplementasikan kurikulum merdeka.

Selanjutnya narasumber memberikan materi dengan cara yang interaktif. Peserta terlihat antusias mendengarkan, mengikuti simulasi model asesmen formatif dan aktif memberikan tanggapan.

Begitu pula, materi tentang program Adik Liman, diawali dengan mendengarkan cerita baik dari salah satu peserta tentang program peduli yang telah dilaksanakan selama ini.

(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *