Dosen dan Mahasiswa UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat di Cengkawakrejo, Kenalkan Teknologi Smart Garden Berbasis IoT

Berita Daerah271 Views

Purworejo, 24 Mei 2025 — Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Kota Yogyakarta melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa pelatihan bertajuk “Pengenalan Teknologi Smart Garden berbasis Internet of Things untuk Pemeliharaan Tanaman”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu pagi, 24 Mei 2025, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, dan diikuti oleh anggota Komunitas Digital Desa Cengkawakrejo, Purworejo.

Pengabdian ini dilaksanakan oleh tim dosen yang terdiri dari Gunawan Budi Sulistyo, M.Kom, Nani Purwati, M.Kom, dan Noor Hasan, M.Kom, serta melibatkan tiga mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Kota Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengaplikasikan teknologi Internet of Things (IoT) dalam konteks pertanian dan pemeliharaan tanaman, sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi digital.

Dalam sesi pertama, Gunawan Budi Sulistyo, M.Kom memberikan materi pengantar mengenai konsep dasar Internet of Things. Ia menjelaskan bagaimana perangkat digital dapat saling terhubung dan berinteraksi melalui jaringan internet. Sebagai bentuk praktik langsung, peserta dipandu dalam membuat prototipe sistem penyiraman tanaman otomatis, yang menjadi inti dari konsep Smart Garden. Menurutnya, penerapan teknologi ini sangat relevan untuk masyarakat desa karena mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam kegiatan pertanian harian.

Kegiatan ini mendapat tanggapan positif dari masyarakat setempat. Rintang Wahyu Kurniawan, kader Desa Cerdas Cengkawakrejo, menyampaikan harapannya agar pelatihan seperti ini dapat terus berlanjut hingga ke tahap implementasi nyata. “Kami berharap teknologi ini tidak berhenti di pelatihan saja, tetapi bisa dimanfaatkan langsung untuk kepentingan desa,” ujarnya.

Sementara itu, Noor Hasan, M.Kom, selaku Kaprodi Sistem Informasi UBSI Kampus Kota Yogyakarta, menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung transformasi digital hingga ke tingkat desa. “Kami ingin pelatihan ini menjadi jembatan bagi masyarakat desa untuk memahami dan menerapkan teknologi secara langsung dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Komunitas Digital Desa diharapkan mampu memahami teknologi IoT secara praktis dan mengembangkan pemanfaatannya untuk meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *