Belarus – Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan bahwa Barat berencana untuk menyerang Rusia melalui negaranya.
“Rencana strategis sedang dikerjakan untuk menyerang Rusia,” dan bahwa Barat akan mencoba menargetkan Rusia dari Ukraina dan Belarusia,” ujar Lukashenko seperti dikutip Sputniknews, Selasa (12/7/22).
Menyikapi rencana barat tersebut Presiden Belarusia mendiskusikan dengan mitranya dari Rusia, Vladimir Putin.
“Sejarah berulang dengan sendirinya” mengenai rencana tersebut, mengacu pada serangan tentara Kaisar Prancis Napoleon Bonaparte pada tahun 1812 dan pasukan Nazi Jerman menyerang Rusia pada tahun 1941,” jelasnya.
Merespon perluasan NATO yang terus berlanjut dengan anggota baru, pemimpin Belarusia itu menyebut bahwa Para Tentara Salib yang masih muda mencoba membentuk tangan besi untuk menyerang Rusia.
Untuk itu Lukashenko memperingatkan militer negaranya untuk mewaspadai perkembangan di Belarusia.
“Sementara Barat menyeret dunia ke dalam perang besar”, tentara Belarusia harus menjaga bubuk mesiunya tetap kering, artinya, harus disiapkan agar bisa menembak jika perlu,” tegasnya.
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova mengeluarkan peringatan serupa.
Ia mencatat bahwa AS dan sekutunya berada pada risiko konflik militer terbuka dengan Rusia dengan meningkatkan peristiwa di Ukraina.
“Jelas bahwa tabrakan seperti itu akan membawa risiko ketegangan nuklir,” jelasnya.
(Red/Sumber)






