BUNTUT BATALNYA INDONESIA SEBAGAI TUAN RUMAH PIALA DUNIA U-20, PENGAMAT: SUARA PDIP DAN PKS BAKAL NYUNGSEP

Politik291 Views

Jakarta – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai kegagalan perhelatan piala dunia di tanah air lantaran kuatnya political interest (kepentingan pollitik).

Dia pun merasa heran karena seyogianya World Cup U-20 murni bola, tapi justru disusupi oleh politik.

“Oleh karenanya, FIFA secara tegas membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah piala dunia U-20,” ujarnya, Sabtu (1/4/23).

Jerry memprediksi dua partai penentang yakni PKS dan PDI-P akan ditinggalkan para voters (pemilih) di pilpres terutama para bola mania atau fans bola tanah air

“Sebut saja, Persib punya fans nomor 1 di Asia yang mencapai 22 juta dan nomor 23 di dunia,” ujarnya lagi.

“Saya lihat dua parpol ini akan nyungsep. Ini bukan sekadar ancaman para pencinta sepak bola tapi tekad mereka sudah bulat,” sambungnya.

Selain itu menurut dia, Ganjar Pranowo bakal mengalami hal yang sama yakni akan ditinggalkan para fans bola

“Lantaran dirinya dan Gubernur Bali Wayan Koster secara terang-terangan menolak kehadiran timnas Israel U-20. Ini sama dengan mereka menolak, mempermalukan dan menampar wajah FIFA,” ungkapnya.

Dia pun menyebut bahwa PKS dan PDIP harus sadar karena pemilih khususnya dari bola di Indonesia cukup besar.

Dia menuturkan bahwa Indonesia sendiri berada di urutan ketiga dengan jumlah fans bola terbesar di dunia dengan jumlah 24,3 juta jiwa.

“Urutan pertama diduduki oleh Brasil dengan 53,3 juta jiwa. Urutan kedua adalah Amerika Serikat dengan jumlah 48,9 juta. Untuk posisi keempat diduduki oleh Meksiko dengan 24,1 juta jiwa dan urutan terakhir adalah Turki dengan total jumlah sebesar 23,3 juta jiwa,” imbuhnya.

Dia menambahkan bahwa perilaku politisi buta bola tapi sok tahu bola telah membunuh bakat dan talenta anak muda serta telah melukai puluhan juta suporter bola tanah air.

(Beby)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *