Oleh : Moh. Naufal Dunggio
Aktivis dan Ustadz Kampung
Masih berharap bangsa ini akan baik-baik aja …? Melalui aparat keamanan para cukong Cina mau menghabisi rakyat Indonesia melalui kaki tangan mereka yakni para penghianat, munafik, dan penjilat serta manusia-manusia rakus duit Cina untuk menangkap warga pribumi yang menentang REKLAMASI PANTAI MALALAYANG DI MANADO.
Kemarin baru terjadi di Sulawesi Tengah Morowali dan sekarang dengan PELAKU yang SAMA yakni CINA juga terjadi di SULAWESI UTARA. Yah karena Gubernurnya dari PDIP maka so pasti CINA TIONGKOK merajalela khusus di pulau Sulawesi. Sedikit lagi nanti Sulawesi akan jatuh ke tangan CINA TIONGKOK.
Kalau rakyat membiarkan rezin laknat ini terus berkuasa maka akan tamat riwayat NKRI. Hari ini presiden lagi ke Manado mau resmikan reklamasi itu dan dia akan ke BUNAKEN. Mudah-mudahan dengan QUDRATULLAH dia ke Bunaken terb***k perahunya di laut karena udah siksa rakyat ini dibuatnya.
Kalau reklamasi di Manado itu jadi maka mata pencaharian dari rakyat di sana bakal tamat riwayatnya karena mereka udah gak bisa melaut karena laut udah dikapling-kapling. Dan rakyat yang terkena gusuran itu adalah rakyat MUSLIM yabg hanya sedikit di bibir pantai itu. Mereka terdiri dari para perantau dari luar Manado. Mereka tinggal di situ sampai mendirikan MASJID karena para perantau ini adalah orang-orang berani yang disebut suku BANTIK dan ada dari mereka dari BUTON.
Keberanian bagaimana kalau sudah dikepung oleh orang-orang yang jadi kaki tangan CINA TIONGKOK
tetap gak ada apa-apanya kalau rakyat dihadap-hadapkan dengan aparat bersenjata.
Wakil imam ditangkap dengan diseret-seret seperti binatang dan rakyat yang lain juga sama karena memprotes rumah mereka dan masjid mau digusur karena reklamasi. Cina Tiongkok udah tahu bahwa di Indonesia itu rakyatnya harus di miskinkan supaya pribumi gampang diatur karena miskin. Teori JENGHIS KHAN mereka pakai untuk menguasai NKRI. Mereka cari orang-orang penghianat NKRI untuk dibayar dan dihadapkan kepada sesama rakyat yang gak mau diambil tanahnya. Nanti siapa yg menang dikasih duit kemudian di bunuh juga oleh para CINA TIONGKOK.
Ya Allah kami serahkan yang dzolimi kami rakyat Indonesia kepadaMU. Kami serahkan ENGKAU mau ngapain kepadanya. Kalau dia ada di udara jatuhkanlah dia dengan pesawat-pesawatnya, kalau ada di laut tenggelamkan mereka sehingga tidak ditemukan jasadnya. Pokoknya ya Allah hanya ini yang kami bisa lakukan melawan kedzaliman. Kami tak sanggup lagi berdo’a yg baik-baik untuk mereka kepadaMU ya Allah. Tolong ijabah do’a kami ya Allah.
Wallahu A’lam …












