TUAH JOKOWI SEMAKIN MEMUDAR SEIRING DENGAN JENDERAL-JENDERAL YANG MENGORBITKANNYA MAKIN MENUA DAN DIKIT LAGI KOID

Opini278 Views
Oleh : Moh. Naufal Dunggio
Aktivis dan Ustadz Kampung
Hari-hari ini ramai dengan berita ijasah palsu Jokowi. Sampai-sampai kampus besar dan ternama seperti UGM ikut-ikut tertarik untuk bikin konprensi pers mengumumkan dan beritahu ke publik bahwa ijazah Jokowi asli. Padahal dalam gugatan di pengadilan tidak tertulis ada UGM diseret-seret dalam proses gugatan ijazah palsu itu.
Kalau itu ada hanya ada dalam buku UNDERCOVER karya BAMBANG TRI MULYONO.
Yah kalau mau bantah buku itu, harusnya dibantah sama dengan buku juga. Bukan bikin testimoni dan pengumuman seperti kemarin itu. Buku dengan buku. Dan disana disertakan bukti-bukti berupa foto Jokowi bersama teman-temannya atau foto bersama dosennya. Kemudian foto wisudanya. Karena sudah lazimnya kalau wisuda banyak tukang foto baik yang resmi di sediakan kampus atau tukang foto bodrex. Tapi pihak UGM gak lakukan itu. Apa susahnya membuat buku tandingan atau menjawab buku Jokowi undercover oleh kalangan UGM….?
Kebohongan dilindungi dengan kebohongan berikut akhirnya akan jadi kebohongan berjama’ah. Kasihan Anies kebawa-bawa kampusnya jadi tukang bohong. Ini era milenial. Jadi hentikan pembohongan kepada rakyat. Rakyat udah makin pintar.
Jokowi susah mengelak karena tidak ada bukti-bukti yang valid untuk membenarkan ijazah Jokowi asli selain tekanan kekuasaan.
Ini namanya tuah atau kesaktian Jokowi mulai menghilang itu karena para dukunnya menjauh semua karena belum dibayar. Dan para Jendral yang ahli intelejen yang mengorbitkan Jokowi sejak jadi walikota Solo sampai jadi presiden dalam menghadapi hukum alam yang gak lama lagi menghadapi hukuman akhirat. Dan itu so pasti.
Mau tangkap-tangkapin orang yang menggugat ijazah itu di pengadilan…? Silahkan aja karena masih punya kekuatan diakhir-akhir masa jabatan. Tapi yang jelas rakyat sekarang udah gak takut kepada Jokowi. Itu karena rakyat hidupnya makin susah dibawah kepemimpinan Jokowi. Ditambah lagi pejabat-pejabat Jokowi gak malu-malu lagi melakukan korupsi. Korupsi berjama’ah bukan hal yg menjadi AIB. Malah sebaliknya suatu kebanggaan.
Tinggal tunggu rezim ini GAME OVER. Bisa karena ulah rakyatnya sendiri membrontak atau bisa juga karena hukum alam. Bila kejahatan manusia melampoi batas dan kesembongannya mendekati kesombongan Ilahi maka tunggulah kehancurannya. Rakyat tinggal menunggu waktu yang tepat untuk bergerak. Kita hanya berharap sikon ini tidak sampai 2024. Lebih cepat lebih baik kata Bang Ucu.
Wallahu A’lam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *