PILPRES CURANG MENGUNDANG MURKA ALLAH

Opini1157 Views

Oleh : Muslim Arbi
Direktur Gerakan Perubahan dan Koordinator Indonesia Bersatu

Pilpres curang? Tidak perlu anda ragukan lagi.
Tanggal 5 Januari 2024, sebulan sebelum pemilu legislatif dan pilpres dilaksanakan di tanggal 14 Pebruari 2024. Tim 02 telah lakukan pertemuan disebuah tempat dan angka kemenangan telah dipatok?

Sebagaimana yang viral di TikTok. Mohammad Qodari sebagai direktur Indobarometer telah mempresentasikan angka kemenangan bagi 02.

Tiktok viral di medsos itu sampai saat ini tidak ada bantahan dari pihak 02 maupun dari pihak Indobarometer pimpinan Qodari. Berarti hasil pilpres rekayasa memang benar.

Dalam sebuah acara di sebuah stasiun televisi swasta, Refly Harun juru bicara paslon 01 Anies-Muhaimin membuat Qodari tidak berkutik.

Publik lalu disuguhi hasil quick count sebagaimana yang diomongkan Qodari di pertemuan tanggal 5 Januari itu.

Paslon 02 Prabowo – Gibran mendapatkan angka yang nampaknya telah dipatok di atas 50 persen?. Hal itu seolah mengkonfirmasi sesumbar oleh tim paslon 02 Airlangga Hartanto, pilpres satu putaran?

Setelah diberitakan media mainstream seperti pada hasil quick count. Prabowo – Gibran menang, lalu hasil real count pun seolah membenarkan hasil quick count.

Muncul berbagai video di youtube yang membongkar kecurangan pilpres oleh sejumlah pakar dan ahli.
Tetapi Bawaslu melalui ketuanya Rahmat Bagja menepis hasil temuan para pakar dan ahli tentang kecurangan pilpres ini. Dia anggap hanya pelanggaran bukan kecurangan.

Padahal tentang kecurangan itu dibongkar abis oleh pakar dan ahli dan Bawaslu tidak berkutik. KPU malah menghentikan perhitungan suara di tingkat kecamatan.

KPU, Bawaslu dan DKPP adalah para penyelenggara pemilu.

DKPP tidak memecat Ketua KPU yang telah di beri peringatan keras berkali-kali. Bawaslu tidak bergeming saat Joko Widodo dan keluarganya memihak paslon dimana Gibran sebagai Cawapres.

KPU pusat juga meloloskan Gibran sebagai Cawapres padahal usianya di bawah 40 tahun menurut UU Pemilu.

Mahkamah Konstitusi juga meloloskan Gibran yang adalah keponakan Ketua MK Anwar Usman dan itu pelanggaran etik berat dan dipecat oleh Mahkamah Kehormatan MK pimpinan Jimly Asshiddiqie.

Meski ketua KPU telah dinyatakan melanggar etik dan mendapat peringatan keras berkali-kali tetapi DKPP tidak memecatnya.

Kecurangan itu menurut para pakar dan ahli terjadi secara terstruktur, sistematis dan masif. Ini kejahatan pemilu bukan pelanggaran biasa. Apalagi Server KPUnya berada di negara asing, Singapura, China dan Perancis.

Nampak jelas. Jika ditarik benang merah antara pertemuan 5 Januari 2024 dengan apa yang di lakukan oleh KPU, Bawaslu dan DKPP seolah mengkonfirmasi bahwa pilpres ini didesain untuk menangkan salah satu pasangan calon, yakni paslon nomor 02

Nampak dari sikap dan gelagat Joko Widodo terlihat memposisikan dirinya sebagai ketua tim yang mensukseskan anaknya agar dapat menjadi wapres. Padahal apa yang di lakukan oleh Joko Widodo itu pelanggaran moral, etika, konstitusi dan demokrasi.

Perbuatan Joko Widodo itu di kategorikan sebagai tindakan curang yang di murkai Allah SWT.

Apakah negeri ini mendapatkan kemurkaan Allah akibat perbuatan curang yang sengaja di lakukan oleh orang di beri amanah rakyat agar berlaku adil dan menjunjung tinggi UU dan ketentuan yang berlaku.

Perbuatan curang akan mendapatkan murka. sebagai mana Kitab Suci Al Qur’an menegaskan:

Dalam Surat Al Mutaffin, QS, 86 ayat 1-6. Allah SWT memvonis celaka orang – orang yang berbuat Curang.

“Wailulil Mutaffin” Celaka orang – orang yang berbuat Curang.

Bangsa ini akan mendapatkan celaka dan murka Allah SWT jika memilih pemimpin ditempuh dengan cara-cara kecurangan.

Bangsa ini akan mendapatkan murka Allah SWT kalau presidennya sengaja berbuat tidak adil dan langgar sumpah jabatannya dan rakyat yang tidak berdosa akan menanggung akibat dari perilaku zalim dan tidak adil dari penguasanya.

#pilpres
#curang
#paslon
#amin
#anies-muhaimin
#prabowo-gibran
#kpu
#bawaslu
#dkpp
#zalim
#qodari
#indobarometer
#china
#singapura
#jokowidodo
#prancis
#server
#mk
#jimly

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment