Oleh : Moh. Naufal Dunggio
Aktivis dan Ustadz Kampung
Baru Muhammadiyah merasakan bagaimana di PRANK oleh si tukang ngibul klas Solo. Sebenarnya hal ini sudah diingatkan oleh kedua mantan Ketua Umum Muhammadiyah yakni Prof. Dr. Amin Rais dan Prof. Dr. Din Syamsudin bahwa seharusnya Muhammadiyah jangan gegabah mempercayai tawaran tambang yang di tawari oleh rezim laknat ini yang di nakhodai oleh MUSAILAMA ALKADZAB versi Solo. Cuma karena secara organisasi sudah diputuskan oleh RAPAT PLENO antara PP dan para ketua dan perwakilan pimpinan wilayah Muhammadiyah di seluruh Indonesia, jadi kebawah itu harus taat organisasi walau hatinya tidak menerimanya.
Itulah Muhammadiyah yang taat organisasi. Untung yang jadi KETUA UMUMNYA bukan orang yang rakus dan ijo matanya kalau liat duit. Sehingga marwah Muhammadiyah masih terjaga dari awal berdiri sampai sekarang.
Memang dizaman seperti ini di kala negeri dipimpin oleh si ahli maksiat (penipu) maka kita harus bijak menyikapinya dari segala tawarannya terhadap mengelola kekayaan negeri ini. Tidak akan mungkin ada dari dia mau tawarin kekayaan negeri kepada rakyatnya dikelola dengan cuma-cuma. Tidak ada rumus dalam kehidupan para penipu akan memberikan kekayaan negerinya untuk dikelola orang lain.
Muhammadiyah dalam hal ini tidak mau belajar karena terlalu ikhlas dalam berbangsa dan bernegara. Itu karena terlalu ikhlas maka Muhammadiyah di PRANK oleh rezim. DIBERI TAMBANG TAPI TERNYATA TIDAK ADA ISINYA. CUMA ADA ISI ONCOM KAYAK TAHU ISI.
Tidak ada dalam sejarah kalau si tukang boong akan bicara lurus-lurus. Namanya pembohong maka sepanjang hidupnya dia akan berbohong. Mau pegang jabatan apapun dia akan tetap berbohong. Ini karena Muhammadiyah tidak pernah menemukan pemimpin seperti ini di organisasinya maka para pimpinan di Muhammadiyah BERHUSNU DZON AJA saat ditawarin tambang yang isinya oncom dan sayur-sayuran.
Tapi mau dikata apa. Kalangan umum sudah mengetahui bahwa Muhammadiyah sudah terima tambang melalui mentri yang BAHLUL TUKANG MABOK karena terciduk dan jadi viral bahwa dia lagi istirahat dan tidur-tiduran di sebuah kamar di mejanya di hiasi sebungkus rokok dan wiski dari Jepang yang harganya cukup mahal.
Semoga kejadian ini menjadikan Muhammadiyah agar lebih waspada dan berhati-hati karena masih ada kedepan lebih sadis dari ini tawarannya yang menjadikan MARWAH Muhammadiyah jatuh dan Muhammadiyah akan disebut ORMAS berbasis agama yang rakus.
Semoga Muhammadiyah lebih arif dan lebih berhati-hati dari setiap tawaran dari mana aja. Semoga.
Nun walqolami wamaa yasturuun.
Fastabiqul khairaaat.
Wallahu A’lam.






