Ilustrasi : document iStock
Nunukan, PBSN – Pesawat jenis Air Tractor AT-802 registrasi PK-PAA milik Pelita Air Service khusus untuk pengangkutan BBM rute Long Bawan-Tarakan jatuh di wilayah perbukitan Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara.
Dalam tragedi tersebut, Kepala Kantor Basarnas Tarakan, Syahril memastikan pilot pesawat jenis Air Tractor AT-802 registrasi PK-PAA meninggal dunia.
“Pukul 14.33 Wita, Pilot ditemukan meninggal dunia dan dievakuasi dari lokasi pesawat crash,” kata Syahril saat konferensi pers, dikutip PBSN, Jumat (20/2/2026).
Menurut Syahril, awalnya pada pukul 12.25 Wita, saksi mata di apron melihat pesawat turun miring ke arah belakang bukit ujung landasan 22.
Usai mendapat laporan, Danpos Angkatan Udara (AU) dan Danramil beserta warga bergerak ke lokasi dan ditemukan lokasi pesawat jatuh pada pukul 13.25 Wita.
“Pada pukul 15.20 Wita, jenazah Pilot dibawa ke RS Pratama Long Bawan,” kata Syahril.
Corporate Secretary PT Pelita Air Service, Patria Rhamadonna mengatakan, kecelakaan salah satu armada charter Pelita Air tengah diinvestigasi.
Penerbangan tersebut merupakan layanan kargo pengangkut bahan bakar yang diawaki oleh satu orang pilot, tanpa awak kabin maupun penumpang, dengan jenis pesawat yang digunakan yaitu Air Tractor AT-802 dengan registrasi PK-PAA.
Pesawat tersebut merupakan armada khusus yang melayani misi pengantaran BBM Satu Harga ke wilayah perbatasan.
“Pada saat pemantauan terakhir, pesawat baru saja menyelesaikan misi distribusi ke Long Bawan dan sedang dalam rute kembali menuju Bandara Juwata, Tarakan,” ungkap Patria.






