Target Pencapaian PJU Kabupaten Bogor Tahun 2025 Diapresiasi Aktivis Pers

News, Sosial320 Views

Bogor, PBSN – Program penerangan jalan umum (PJU) di wilayah Kabupaten Bogor mulai digulirkan sejak 2024 dan terus berlanjut hingga 2025, dengan ribuan unit lampu tenaga surya yang sudah dipasang diberbagai titik strategis pedesaan.

Proses pengadaan pun dilakukan secara transparan melalui sistem e-katalog, memastikan efisiensi dan akuntabilitas penggunaan anggaran.

Dari wilayah Cileungsi di timur hingga Nanggung di barat, dari Sukaraja hingga Leuwiliang, cahaya lampu tenaga surya kini menerangi jalan-jalan desa. Target pembangunan di kabupaten Bogor di era Bupati baru Rudy Susmanto mulai dirasakan masyarakat.

Program kerja Bupati Bogor pun diapresiasi aktivis pers yang juga ketua umum Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia, Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan melalui keterangan persnya kepada PBSN, Sabtu (5/7/2025).

Menurut Opan, Rudy yang baru menapaki jabatannya sebagai Bupati Bogor telah memenuhi janjinya, bahkan sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Berdasarkan riset di lapangan, contoh program yang kini bergulir adalah proyek pengadaan lampu jalan. Di era Bupati sebelumnya agak tersendat, namun di era Bupati Rudy Susmanto banyak program yang direalisasikan,” ungkap Opan.

Kini, tambah Opan, malam hari di pelosok-pelosok desa Kabupaten Bogor tak lagi diselimuti kegelapan. Kehadiran lampu penerangan jalan membuat masyarakat merasakan manfaatnya langsung.

Terpisah, Pengamat Kebijakan Publik, A. hidayat ST menjelaskan dampak kinerja positif Bupati Bogor sudah terlihat seperti halnya jalan-jalan yang dahulu sepi dan rawan, kini bersinar terang berkat kehadiran Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) yang dipasang oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor.

Meski dari awal perencanaan proyek pengadaan lampu jalan mendapat cibiran dan kritikan pedas, lanjut Hidayat, namun kini sangat terlihat manfaatnya bagi masyarakat, bahkan untui spesifikasi dan kualitasnya tidak disangsikan lagi.

“Sah-sah saja lembaga manapun menilai proyek Pemkab Bogor dikritik, karena kritikan merupakan sarana dalam penataan pemerintahan yang lebih baik,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, bukan hanya sekadar penerangan, PJU tenaga surya pun menjadi simbol harapan baru bagi desa-desa di Kabupaten Bogor bahwa pembangunan telah menyentuh akar rumput yang bisa membawa perubahan nyata.

“Cahaya yang menyala setiap malam kini menjadi bukti bahwa harapan dan kemajuan bisa tumbuh bahkan dari tempat yang paling jauh dari pusat kota sekalipun Kabupaten Bogor sudah mulai bersinar dengan target pemerataan pembangunan di segala aspek dan infrastruktur yang tentunya menjadi kebutuhan masyarakat Kabupaten Bogor,” pungkas Hidayat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *