Aksi Mahasiswa 12 Juni 2026 di Jakarta dan Kota Lainnya

News, Politik, Sosial554 Views

Jakarta, PBSN – Sejumlah organisasi mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di ibu kota Jakarta pada Jumat 12 Juni 2026. Aksi mahasiwa yang didasari pada memburuknya kondisi perekonomian di tanah air usai rupiah terpuruk ke Rp 18.000 per dolar AS, kian melemahnya daya beli, dan kenaikan BBM menjadi pemicu timbulnya ketidakpuasaan mahasiswa terhadap penguasa.

Kejahatan korupsi yang kian massif diberbagai lini kekuasaan, yang terbaru di lembaga BGN, dan kasus yang menyita perhatian publik terjadi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) tak kalah menjadi sorotan.

Pantauan di lokasi aksi massa, sejumlah jalur di pusat ekonomi ibu kota di blokade aparat, sejumlah pengemudi ojek online membunyikan motor dan klakson, meminta penutupan jalur ke Bundaran HI dibuka.

Banyak pengemudi ojol menyatakan bahwa situasi saat ini sangat memprihatinkan.

“Harga BBM naik, kami makin hidup susah!” guman seorang pengemudi ojol di hadapan petugas kepolisian.

Dia mendesak aparat tidak sewenang-wenang menutup jalan, menyebut bahwa gaji mereka dibayarkan oleh pajak masyarakat.

Demonstrasi mahasiswa yang digelar di Jakarta dan beberapa kota lainnya, menuntut pemerintah menurunkan harga BBM, menghentikan MBG, hingga desakan agar Prabowo mengakui ”kesalahan pemerintah”.

Demonstrasi di pusat Kota Jakarta dimotori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Front Mahasiswa Nasional (FMN), dan organ mahasiswa lainnya.

Mereka menggelar aksi bertajuk #MenujuIndonesiaBangkrut di kawasan Bundaran HI.

Terdapat lima poin tuntutan massa, antara lain :

Stop pemborosan APBN

Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM

Hentikan program MBG dan

Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

Hentikan militerisme di ranah sipil

Hingga pukul 20.00 WIB, sebagian kelompok mahasiswa masih bertahan di Jalan MH Thamrin, Jakarta. Aparat gabungan TNI/Polri masih membentuk lapisan barikade di lokasi.

Selain di Jakarta, ratusan mahasiswa dari Aliansi BEM Soloraya juga menggelar aksi bertajuk Indonesia Darurat Reformasi di depan Gedung DPRD Kota Solo pada Jumat siang.

Di Bandung, Jawa Barat, gabungan mahasiswa dari Universitas Padjajaran (Unpad), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Parahyangan (Unpar), dan Universitas Komputer Indonesia (Unikom), beraksi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat.

Mereka menyoroti kondisi ekonomi, pengesahan Undang-undang Polri, hingga kenaikan harga Pertamax.

Sementara itu, di wilayah Indonesia Timur, sejumlah mahasiswa di kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Kamis (11/6) berunjuk rasa menolak kenaikan BBM, mereka juga minta pemerintah segera menstabilkan nilai tukar rupiah. Beb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *