SURATI PUTIN, MANTAN PERWIRA PRANCIS MINTA KEWARGANEGARAAN RUSIA

Internasional175 Views
Istanbul – Mantan tentara Prancis Adrien Bocquet, yang melaporkan perkembangan di Donbass dan diserang dengan pisau di Istanbul pekan lalu, menulis surat kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov, meminta kewarganegaraan.
“Saya menulis surat kepada Vladimir Putin dan Sergey Lavrov di mana saya menjelaskan pekerjaan saya dan meminta kewarganegaraan Rusia,” ujar Bocquet seperti dikutip Sputniknews, Senin (3/10/22).

Berbagi suratnya ke Kremlin dengan Sputnik, Bocquet menyatakan bahwa dia pergi ke Istanbul untuk mendapatkan visa baru untuk terus bekerja di Donbass.

Dia menjelaskan bahwa dia tidak bisa lagi kembali ke Prancis dan bahwa dia akan masuk penjara jika dia kembali.

Bocquet juga mengatakan kesyukurannya usai dia selamat dari serangan pisau di Istanbul.
“Saya beruntung sekali, saya tidak akan menjadi yang kedua yang akan mati,” ujarnya lagi.

Sebagaimana diketahui mantan perwira operasi Prancis yang telah meliput perkembangan di Donbass selama beberapa bulan terakhir ini, diserang dengan pisau di Istanbul pada 26 September.

Bocquet, yang berada di wilayah di bawah kendali Kiev selama tiga minggu di musim semi, mengunjungi Bucha pada waktu itu dan mengatakan bahwa tentara Ukraina membawa mayat-mayat itu dan meletakkannya di jalan di kota.

Bocquet kemudian pergi ke Donbass, di mana ia memfilmkan hasil pemboman wilayah tersebut dengan sistem artileri CAESAR buatan Prancis di Kiev untuk Russia Today (RT).

Mantan tentara Prancis itu menekankan bahwa serangan itu diorganisir oleh agen Dinas Keamanan Ukraina (SBU).

(Red/Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *