Hatay – Dua gempa bumi mengguncang provinsi Hatay, selatan Turki, pada Senin malam (21/2/23).
Gempa ini terjadi dua pekan setelah dua gempa besar melanda provinsi Kahramanmaras.
Menurut Badan Penanggulangan Bencana dan Kondisi Darurat (AFAD) Turki satu gempa bermagnitudo 6,4 terjadi pukul 20.04 waktu setempat di distrik Defne, provinsi Hatay, sementara lainnya terjadi tiga menit kemudian, dengan pusat gempa di distrik Samandag di Hatay dengan kekuatan M 5,8.
Mengutip Anadolu Agency, Selasa (21/2/23), gempa pertama terjadi di kedalaman 16,7 kilometer, sedangkan yang kedua terjadi di kedalaman 7 km. Kedua gempa tersebut turut dirasakan wilayah di sekitarnya.
Gempa dahsyat yang melanda selatan Turki dua pekan lalu, meski berpusat di provinsi Kahramanmaras, 100 kilometer dari Hatay, telah menyebabkan kerusakan parah di Hatay.
AFAD mengeluarkan peringatan mendesak warga untuk menghindari daerah pesisir pantai guna mencegah risiko kenaikan permukaan laut, yang bisa mencapai hingga 50 cm.
Wakil Presiden Turki Fuat Oktay meminta warganya di wilayah terdampak gempa agar menjauh dari bangunan yang rusak.
Dilaporkan bahwa beberapa bangunan runtuh setelah gempa bumi terbaru, yang juga dirasakan di negara tetangga seperti Suriah dan Lebanon.
Pada 6 Februari, gempa berkekuatan M 7,7 dan 7,6 yang berpusat di Kahramanmaras juga berdampak pada 10 provinsi lainnya, yaitu; Hatay, Gaziantep, Malatya, Sanliurfa, Adana, Adiyaman, Diyarbakir, Kilis, Osmaniye, dan Elazig.
Lebih dari 13 juta orang terkena dampak gempa dahsyat tersebut.
Selanjutnya disebutkan setidaknya 41.100 orang tewas akibat dua gempa besar itu.
(Red/Sumber)






