Bagdad – Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein mengatakan bahwa pihaknya akan terus membangun hubungan diplomatik yang saling menguntungkan dengan Turki.
Lanjut dia, hubungan kedua negara tersebut tidak akan terpengaruh oleh hasil pemilu di negara eks Ottoman itu.
Pasalnya menurut dia, Turki merupakan mitra strategis dan vital bagi Irak.
“Turki ini telah menjadi mitra strategis dan vital bagi Irak di segala bidang, termasuk politik, ekonomi dan keamanan. Apapun hasil pemilu di Turki, kami berharap dan berharap ini akan terus berlanjut,” ujar Hussein dikutip dari akun Twitter@doguakdenizpolitik, Sabtu (13/5/23).
Dia juga berharap agar Turki menghormati kedaulatan Irak seperti halnya negara-negara lain.
“(Turki), kami memiliki perbedaan dan kesulitan, kami mengharapkan Turki, seperti semua negara, untuk menghormati kedaulatan Irak. Namun, kami setuju dengan Turki dalam semua masalah melalui jalur diplomasi dan normal, dan kami akan terus setuju,” pungkasnya.
(Red)






