Jakarta – Kementerian Pertahanan (MoD) Indonesia memutuskan membeli pesawat tempur Mirage 2000-5 bekas dari Qatar untuk menutup gap kesiapan tempur TNI-AU.
Mengutip Kompas, Kamis (15/6/23), dalam dokumen pengadaan tersebut dituangkan dalam Kontrak Jual Beli Nomor: TRAK/181/PLN/I/2023/AU, tanggal 31 Januari 2023 dengan nilai kontrak sebesar €733 Juta (Rp11,9 Triliun) dengan penyedia Excalibur International dari Republik Ceko.
Kontrak itu sendiri efektif per Mei 2023 ini. Direncanakan, jet tempur pabrikan Dassault Aviation, Perancis itu akan dikirimkan 24 bulan setelah kontrak efektif dan akan ditempatkan di Skadron Udara (Skadud) 1 Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
Nilai sebesar Rp11,9 Triliun itu termasuk 12 pesawat Mirage 2000-5 (9 Single & 3 Twin Seat), 14 unit mesin, spare part, GSE, test benches, FF & Insurance, sampai support service 3 tahun kedepan, pelatihan pilot, persenjataan dan lain lain.
(Red/Sumber)






