Istanbul – Ketua Asosiasi Pebisnis dan Industrialis Independen Turki (MUSIAD), Mahmud Asmali mengatakan bahwa pameran yang digelar oleh pihaknya telah berubah menjadi acara pusat diplomasi perdagangan dunia (global).
Mengutip Anadolu Agency, Jum’at (11/11/22), sekira 600 perusahaan dari seluruh dunia berpartisipasi dalam MUSIAD Expo ke-19 yang diselenggarakan di Istanbul pekan lalu.
Disebutkan pengunjung MUSIAD expo tersebut datang dari mancanegara seperti Aljazair, Arab Saudi, Jerman, Irak, Pakistan, Rusia, Mesir, Indonesia, Yordania, Austria, dan Maroko.
Pejabat tinggi dari beberapa negara juga menghadiri acara yang berlangsung selama empat hari pada 2-5 November, termasuk duta besar dari negara-negara Berkembang Delapan (D-8) – Turki, Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, dan Pakistan.
Asmali mengatakan pameran tersebut memberikan dampak nyata pada perdagangan internasional, sambil mengutip fakta bahwa 17 lembaga dari 11 negara menandatangani perjanjian kerja sama pada acara minggu lalu.
Salah satu kesepakatan yang ditandatangani dengan Sekjen D-8 Isiaka Abdulkadir Imam, di saat MUSIAD akan meningkatkan hubungan dengan D-8 dan membuat kerjasama kita lebih komprehensif.
“Partisipasi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Ketua Parlemen Mustafa Sentop, menteri-menteri Turki, Perdana Menteri Republik Turki Siprus Utara Unal Ustel serta menteri senior lainnya dan perwakilan negara asing adalah bukti pentingnya pameran ini,” kata Asmali.
Selama acara tersebut, MUSIAD meluncurkan dua divisi baru, MUSIAD Invest dan MUSIAD Trade Office, untuk lebih meningkatkan jangkauan dan operasi internasionalnya.
(Red/Sumber)












