ASSOC. PROF. DATO’ ABDUL MALIK AKAN BICARA PEMIKIRAN DAN PENGARUH RAJA ALI HAJI DI PCBM-2

Budaya373 Views
Jakarta – Ketua Senat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Assoc. Prof. Datok Dr. Abdul Malik akan menjadi salah satu narasumber pada Pertemuan Cendekiawan Bugis-Makassar-II (PCBM) pada tanggal 7 November 2022 di Jakarta mendatang
Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. AWaluddin Tjalla, Koordinator PCBM BPP KKSS, Prof. Dr. Awaluddin Tjalla, di Jakarta, Kamis, (20/10/22) kemarin.
Datok Malik mengaku memiliki keturunan Bugis melalui neneknya.
“Nenek dari Bugis dan kakek saya dari Melayu Kepulauan Riau. Saya menjadi pemerhati dan peneliti pemikiran Raja Ali Haji sejak saya kuliah di Universitas Riau, dilanjutkan ke program master di IKIP Malang, terus sampai program doktor di University Pendidikan Sultan Idris, Malaysia. Saya telah menulis banyak artikel ilmiah di beberapa jurnal dan media massa tentang profil, pemikiran, dan pengaruh Raja Ali Haji,” kata Datok Malik.
Datok Malik menegaskan bahwa Raja Ali Haji adalah salah satu pemikir ulung yang memiliki pandangan jauh ke depan, melampaui zamannya, dengan gigih memperjuangkan persatuan bangsanya melalui Bahasa Indonesia.
Oleh karenanya lanjuttm dia, pemerintah telah mengapresiasi legasi Raja Ali Haji dengan memberikan gelar Pahlawan Nasional.
“Sulit dibayangkan jika kita tidak memiliki Bahasa Persatuan, karena hampir tiap daerah dan suku memiliki bahasa lokal masing-masing di seluruh Nusantara. Semua peneliti Raja Ali Haji telah memberikan apresiasi yang begitu tinggi terhadap warisan intelektual Raja Ali Haji di berbagai bidang, seperti bahasa, agama, etika, budaya, dan lain-lain,” pungkas Datok Malik.
Sementara itu Sekretaris Panitia PCBM-II, Jaya Lupu mengatakan bahwa selain mengulas tuntas sosok Raja Ali Haji, salam pertemuan itu juga akan membahas secara komprehensif sosok Syekh Yusuf Al-Makassar.
“Kita akan mengupas tuntas dua profil, pemikiran, pengaruh, dan pandangan sarjana modern terhadap dua sosok pemikir besar dari tanah Bugis Syekh Yusuf Al-Makassar dan Raja Ali Haji pada tanggal 7 November 2022 di Perpustakaan Nasional RI Jakarta,” terang Jaya Lupu.
(M. Saleh Mude)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *