SMELTER NIKEL DI MOROWALI DISEBUT MAMPU SERAP TENAGA KERJA 15 RIBU

Berita Daerah257 Views
Morowali – CEO PT Vale Indonesia Febriany Eddy mengatakan proyek Indonesia Growth Project (IGP) Morowali bakal menyerap sekurang-kurangnya 12.000 tenaga kerja.
Bahkan kata dia, pada puncaknya saat konstruksi jumlah tenaga kerja yang diperkirakan terserap bisa mencapai 15.000 orang.
Menurutnya tdak hanya sampai pada proses pembangunan, saat smelter nantinya telah beroperasi, diperkirakan akan menyerap lagi tenaga kerja yang kemungkinan mencapai 3.000 orang.
“Sebanyak 3.000 tenaga kerja akan terserap kembali pada masa operasi nanti, kami berkomitmen akan memaksimalkan penyerapan tenaga kerja lokal,” ungkap Febriany seperti dikutip Bisnis Sabtu (11/2/23).
Dia berharap, upaya ini akan mendukung tingkat ekonomi masyarakat, terutama yang ada di sekitar lokasi pertambangan.
Sementara Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura mengungapkan pihaknya akan senantiasa mendukung aktifitas PT Vale Indonesia di wilayahnya.
Bahkan dia berharap pembangunan proyek ini bisa secepatya diselesaikan untuk segera dirasakan manfaatnya oleh warganya.
“Semoga secepatnya selesai supaya bisa memberikan dampak kesejahteraan untuk masyarakat Sulteng dan khususnya masyarakat Kabupaten Morowali,” ucapnya.
Pada kesempatan ini Rusdy juga menyampaiakan bahwa dirinya yakin PT Vale Indonesia akan senantiasa menjaga ekosistem lingkungan di Sulteng, apalagi Blok Bahadopi akan dilengkapi fasilitas tanaman berkapasitas 1 juta bibit dari perseroan.
“Saya tidak mau seperti yang lalu-lalu, hutan saya hancur, tapi kali ini saya percaya Vale punya komitmen yang kuat untuk menjaga lingkungan,” pungkasnya.
(Red/Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *