PEMUDA MUHAMMADIYAH ADA YANG BILANG JADI PENJILAT REZIM, ITU SAMA DENGAN GURU KENCING BERDIRI MURID KENCING BERLARI

Opini209 Views
Oleh : Moh Naufal Dunggio
Aktivis dan Ustadz Kampung
Sejauh mata memandang dan mengamati Muhammadiyah sejak kecil belum ada kadernya berakhlakul penjilat begini. Pak KH. AR. FAKHRUDIN 14 tahun jadi KETUA UMUM Muhammadiyah tidak pernah ada muncul satupun KADER sekelas penjilat disemua lini. Padahal apa kurangnya pak AR  (panggilan sehari-hari kita) kedekatannya dengan Pak Harto sebagai presiden yg sangat di takuti. Tapi kenapa sekarang muncul seorang pemuda sebagai ketum jadi penjilat rezim setengah mampos…?
Memang daya rusak rezim ini di berbagai lapisan masyarakat cukup besar. Ormas sekelas Muhammadiyah aja bisa diobrak abrik kadernya kalaupun gak dapat ayahandanya maka anak mudanya gak apa-apa. Kalau ORMAS lain udah dirusakin lebih dulu dengan berbagai jabatan. Sehingga gak malu bilang Walisongo itu dari Cina. Yang akhirnya panta belanga ikut-ikutan.
Pak AR dengan Soeharto sebagai presiden tidak menghilangkan penghormatan Pak Harto kepada Pak AR karena dianggap guru. Dan pak AR tidak pernah meminta kepada Pak Harto. Apalagi minta-minta jabatan untuk warga Muhammadiyah. Dikasih duit aja oleh Pak Harto agar bikin pompa bensin supaya Pak AR gak lagi jualan bensin eceran di depan rumahnya .. eeh malah duit itu dipakai beli tanah di Jokjakarta yang sekarang ini jadi Universitas Muhammadiyah Jokjakarta (UMY). Itulah pemimpin yang satu kata dengan perbuatan.
Bukan kayak pemimpin Muhammadiyah sekarang bikin himbauan jangan bawa-bawa nama Muhammadiyah di politik apalagi mendukung salah satu CAPRES tapi pada sisi yang lain membiarkan anak mudanya jadi penjilat tulen kepada rezim hanya supaya bisa mendapatkan sebuah komisaris. Sehingga sekarang ini telah muncul KOALISI, bukan koalisi perubahan atas nama tiga partai pendukung Anies tapi KOALISI KOMISARIS yang mendukung total agar bisa jadi KETUM Muhammadiyah di Muktamar kemarin.
Dan jika nanti anak muda ini diperpanjang masa jabatan ini kayak si ijazah palsu maka ada kemungkinan orang itu tak ubahnya seperti orang Cina panta balanga yang ngaku-ngaku ayah ibunya dari Cina lengkap dengan pakai udeng-udeng di kepala.
Ungkapan pribahasa GURU KENCING BERDIRI MURID KENCING BERLARI. Anak muda ini gak berani seperti ini kalau dia gak lihat keatas para seniornya (ayahandanya) yang suka bolak balik ke istana. Dia berani seperti ini karena ada contohnya. Maka dari itu sebelum pemilihan Muktamar kemarin di solo Ayahanda MAR menyatakan JANGAN PILIH PEMIMPIN DI MUHAMMADIYAH YANG SUKA BOLAK BALIK KE ISTANA tanpa menyebut nama siapa dia.
Kasiang Muhammadiyah kalau di rusak seperti ini. Anak muda ini dikemudian hari tidak mustahal bakal jadi pimpinan di Muhammadiyah. Yah kalau itu terjadi maka mari kita ucapkan kepada Muhammadiyah “Shadaqallahul ‘adziim” biarlah mungkin kita yang senior udah Almarhum. Tapi kalau masih hidup tolong dibina kader ini tapi kalau gak bisa dibina maka binasakanlah dari Muhammadiyah karena itu benalu bagi Muhammadiyah.
Nun walqolami wamaa yasturuun.
Wallahu A’lam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *