TERNYATA KAYA, DUIT BERLIMPAH TIDAK LAKU JUGA. YANG LAKU HANYA ORANG YANG BERINTEGRITAS

Opini284 Views

Oleh: Moh. Naufal Dunggio
Aktivis dan Ustadz Kampung

Banyak kejadian-kejadian di dunia ini yang tidak masuk akal diluar nalar manusia. Itu karena kuasa Allah yang paling utama. Kejadian demi kejadian itu nyata di mata kita baik kejadian itu terjadi diluar negeri atau di dalam negeri. Kalau diluar negeri itu terjadi di Palestina. Tentara Israel laknatullah udah persiapan matang mau menyerbu jalur Gaza dengan serangan daratnya tiba-tiba di pending alias ditunda karena negara Israel dilanda bencana alam berupa banjir dan badai pasir dari gurun. Kalau serangan HAMMAS bisa Israel balas tapi kalau Allah turunkan tentaranya berupa banjir dan badai mau balas gimana…?

Itu juga kuasa Allah terjadi di negara kita. Saat-saat lagi musim PILPRES kuasa Allah nampak sekali. Bagi orang beriman gampang mendeteksinya tapi bagi mereka yang hubuddunya gak bisa membacanya. Contoh kecil aja yaitu saat memilih pasangan CAWAPRES. Orang udah nyata-nyata berpeluang jadi CAWAPRES karena dukungan amunisi berupa vitamin cuan yang banyak tapi tak dipilih. Justru diambil orang yang punya integritas walau tidak suci-suci banget tapi dia punya integritas walau gak punya duit yang banyak. Itu terjadi sama Prof. Dr. Mahfud MD.

Prof. Mpud duit dari mana mau calonkan jadi CAWAPRES. Mau jadi kepala daerah aja harus nyiapin 300 miliyar kata Prabowo Subianto (PS). Apalagi mau jadi CAWAPRES? Mau berapa triliun mau disiapkan Pak prof Mpud…? Tapi nyatanya Bu Mega dengan PDIPnya tetap mencalonkan prof. Mpud disanding dengan GANJAR PRANOWO yang hobby nonton….? Sedangkan ada yang sudah kebelet mau jadi cawapres Ganjar sampai udah pindah partai dan siap membiayai seluruh mahar PILPRES tapi gak dilirik sama Bu Mega. Rupanya duit banyak suatu saat dia gak berharga. Walau duit itu tak berseri.
Kepribadian yang bersangkutan yang dilirik orang. Sebenarnya kalau mau jujur dia lebih pas berpasangan dengan ANIES RASYID BASWEDAN karena udah terbukti di PILKADA DKI dulu. Cuma karena udah berkhianat bergabung dengan rezim laknat maka dia benar-benar tidak dilirik sama sekali. Takut kalau berpasangan lagi karena punya duit banyak lalu diungkit-ungkit lagi biaya kampanye kayak waktu PILKADA kemarin. Memang susah kalau manusia tanpa berintegritas yah seperti itu. Akhirnya jadi penonton setiakan dalam kontestasi PILPRES.

Prof. Mpud saat di calonkan seperti tidak percaya diri. Ini terlihat dari pakaiannya. Kalau Bu Mega dan jajarannya saat pengumuman CAWAPRES Ganjar semua seragam pakai kemeja putih dan celana hitam tapi Prof. Mpud lari sendiri pakai baju adat jawa lengkap dengan blangkonnya. Mungkin Prof. Mpud masih TRAUMA saat mau di calonkan dulu udah di bikin baju putihnya dan di bawa ke istana tapi ternyata yang di pilih bukan beliau. Prof. Mpud gak mau terjadi kedua kali lagi. Jadi beliau pakai baju adat aja. Jadi syukur gak jadi juga gak apa-apa.
Memang di Indonesia ini penuh cerita sama dengan DRAKOR (drama Korea). Tinggal mau tunggu cerita drakor selanjutnya antara PS dengan anak ingusan atau yang lainnya. Nanti bersambung.

Wallahu a’lam …

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *