RAKERNAS PARTAI UMMAT SEBAGAI PARTAI BARU BIKIN NGERI-NGERI SEDAP PARTAI LAIN

Opini315 Views

Oleh: Moh. Naufal Dunggio

Aktivis dan Ustadz Kampung

 

Muhammad Amin Rais (MAR) memang tokoh politik Ummat Islam yang tidak pernah mati. Di awal reformasi beliau mendirikan partai yakni PARTAI AMANAT NASIONAL (PAN) tapi partai itu tidak amanah kepada rakyat Indonesia bilkhusus tidak amanah kepada motor pendirinya yakni MAR sehingga beliau disingkirkan oleh si tukang panci yang tidak berdarah-darah waktu mendirikan partai (PAN). Dia cuma datang belakangan bawa duit kemudian menjadi pengurus inti dan menjadi Ketua Umum hingga jadi Menteri.

 

InsyaAllah Partai Umat jangan ikut-ikutan jejak seperti ini lagi. Dulu partai Ummat terseok-seok gak ada yang mau bantu tapi giliran udah lolos verifikasi berdatangan semut-semut api nanti sebagai penghianat dengan membawa duit-duit HARAM dan mau jadi anggota partai dan mau jadi ketuanya.

 

Partai Ummat harus benar-benar jadi partai Islam seperti partai Erbakan dan Erdogan di Turky. Artinya Partai Ummat (PU) harus benar-benar jadi partai seperti yang dipidatokan oleh KETUMNYA waktu di rakernas kemarin. PU harus menunjukkan sifat Islam yang sebenarnya walau belum 100% tapi IDENTITASnya JELAS yakni sebagai PARTAI ISLAM. Sebagaimana kata UMMAT. Ummat beda dengan rakyat. Kalau Ummat untuk Islam kalau rakyat untuk Indonesia.

 

PU jangan ABU-ABU dalam menunjukkan jati dirinya. Katakan bahwa ini benar-benar partai Islam yang siap melawan mafia dan bandit-bandit kekuasaan. Jangan lagi malu dengan mengatakan ini partai berasaskan Islam dan berhantu kalau kayak partai kemarin atau seperti partai yang lain. Yang pada akhirnya kita lihat mereka jadi bandit-bandit dan bajingan-bajingan penguasa yang mengkhianati rakyatnya.

 

PU harapan Ummat Islam saat ini. Karena tidak ada partai saat ini yang bisa menolong Ummat Islam dan para Ulamanya yang dijahatin oleh rezim laknat ini. Ada sich partai yang membela tapi tidak banyak. Nah kalau ada tambah dengan PU yang jelas identitas Islamnya maka akan lebih kuat Ummat Islam. Maka dari itu kita Ummat Islam semua harus dukung PU ini. Jangan pilih lagi partai sekuler yang penuh dengan koruptor jahannam. Pilihlah PU. Jangan di dunia udah menderita baru kita pilih partai sekuler yang penuh dengan orang-orang kafir dan munafik.

 

Biarlah PU dengan identitas Islam yang Rahmatan Lil’alamin. InsyaAllah PU akan jadi partai mayoritas di Indonesia seperti di Turky sehingga yang memimpin Indonesia seperti Erdogan di Turky. Di Rakernaskan udah mendukung Anies Baswedan maka InsyaAllah negara kita tidak akan jauh kayak di Turky di bawah kepemimpinan Erdogan.

 

Biarlah PU dinyinyirin dan di bully oleh manusia-manusia laknat seperti para buzzer istana sekarang. Nanti saat kita berkuasa InsyaAllah akan melahirkan HAKIM-HAKIM yang saat kemarin akan menghadiahi SAMBO dengan hukuman mati. Mereka belum habis masa jabatan aja telah Allah perlihatkan hukuman mati seperti yang terjadi kepada mantan JENDERAL polisi itu. Apalagi kepada cecurut-cecurut istana biar dia pakai sorban lagi. Dia orang pertama yang akan digantung sebagai hukuman mati di atas Monas.

 

Kita Ummat Islam hanya bersabar. Di setiap waktu ada orangnya dan di setiap orang ada waktunya.

Mari kita Ummat Islam pilih PU ini. PU bukan partai Muhammadiyah karena didirikan MAR. Muhammadiyah tidak berpartai. Yg jelas PU ini partai Ummat Islam jadi WAJIB Ummat Islam memilih partai ini. Supaya negara tidak terjual oleh PENGHIANAT negeri kepada CINA KOMUNIS.

 

Wallahu A’lam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *