PERSEKUTUAN DALAM KEDZALIMAN MULAI MENGHASILKAN

Opini156 Views

Oleh: Moh. Naufal Dunggio
Aktivis dan Ustadz Kampung

Sunggu tidak disangka dan tak diduga persekutuan ini akan menjadi AMBYAR. Segala puja pujian yang begitu tinggi sampai ke SINDRATUL MUNTAHA tidak terdengar dalam mendukung rezim laknat ini. Dana yang ditelontorkan oleh kakak asuh sampai-sampai memakai uang rakyat dalam APBN seperti menguap tak berbekas sama sekali. Hidup para buzzerRp yang diinakbobokan oleh rezim dengan segala fasilitas menguap tanpa bekas dan junjungannya dibiarkan melawan sendiri orang yang menginginkan dia mundur.

Para buzzerRp dalam bekerja disamping mereka sebagai tameng merangkap striker penyerang para oposisi dibarengi dengan segala macam fitnah yang menyebabkan banyak yang jadi korban dikalangan oposisi yang dikriminalisasi oleh hukum yang berpihak pada mereka. Mereka juga sebagai pelapor jika ada yang membully rezim laknat ini. Para buzzerRp tak ubahnya IZRAEL di Palestina. BuzzerRp dan Izrael kelakuannya beda-beda tipis kondom dalam mencapai tujuannya. Mereka menghalalkan segala cara. Mereka lupa kalau di dalam kehidupan ini ada yang mengaturnya. Maklum mereka gak mengenal Tuhan. Jadi para buzzerRp dan junjungannya sama-sama komunis karena gak percaya Tuhan.

Nah, sekarang disaat di penghujung pemerintahan rezim laknat ini dikala banyak warga mendesak pemerintah bubar maka para buzzerRp mulai kocar kacir mencari gantungan untuk gantung diri. Mereka mulai menyerang junjungannya yakni Jokowi dengan diksi dan narasi yang sungguh menyakitkan. Ada DENIS (Deny Siregar), ada Ade Armando (yang pantatnya dan si otongnya dipamerin di depan gedung DPR sewaktu demo mahasiswa), ada Eko Kuntadi dan ada Ruhut Sitompul (raja minyak dari negeri dongeng) dan ada Ali Moktar Ngibulin (eh si ngibulin ini kemana ya, gak pernah nongol lagi. Apa dia mengikuti Opung ngekost di rumah sakit.
Sebab kalau mati gak mungkin). serta ada yang lainnya yang tidak di tulis disini. Pokoknya narasi-narasi mereka semua menyerang Jokowi dan keluarganya. Mereka ngomong seperti Jokowi gak punya kebaikan sedikitpun kepada mereka. Kasihan Jokowi, apalagi udah ditinggalkan Opung yang gak tau lagi ngekost di rumah sakit mana. Absennya Opung disisi Jokowi sama aja dua pertiga pekerjaan kabinet jadi mandek, itu kata Rokcy Gerung.

Inilah akibat kalau berskongkol dengan kedzaliman. Sebagus apapun pertemanannnya diujungnya pasti retak yang sangat menyakitkan. Jangan remehkan do’a orang, warga yang terdzolimi yang diambil dirampas hak kehidupannya dan hak hajat hidupnya serta hartanya hanya karena sebuah investasi katanya buat negara tapi sebenarnya hanya tipu-tipu belaka. Hanya untuk kepentingan dirinya dan segelintir oligarki seperti di Rempang. Roda kehidupan berputar dan dia akan bergiliran. Tidak selamanya akan didzalimi. Pasti suatu saat dia akan menjadi penguasa.

Ini terjadi pada Anies. Segala macam cara dilakukan rezim dan oligarkinya agar dia Anies gak bisa mendaftar dan ikut kontestasi CAPRES tapi akhirnya qudratullah bisa juga sampai di KPU untuk mendaftar CAPRES bersama wakilnya MUHAIMIN ISKANDAR. Padahal sudah ada yang berani bertaruh MOBIL ALPHARD bahwa Anies gak akan bisa mendaftar jadi CAPRES tapi kalau CAWAPRES bisa. Dan yang bertaruh itu keturunan arab lagi. Kelihatan namanya seperti berbau-bau HABAIB tapi yakinlah dia bukan keturunan Nabi tapi kalau keturunan ABU JAHAL dan ABU LAHAB mungkin so pasti. Coba periksa DNAnya.

Waktu bulan Pebruari terasa lama. Udah gak sabar mau lihat AMIN dilantik jadi nakoda NKRI. Dan semoga Opung belum juga dimatikan Allah supaya bisa menyaksikan pelantikan itu dari kamar kostnya di rumah sakit dari TV di kamarnya. Begitu juga si orang kaya yang suka menyebut kembali duit yang dia keluarin serta anak papi mayor yang cengeng. Kalian berdua kalau AMIN berkuasa kalian tidak akan dapat apa-apa. Kalau AMIN berbaik hati kepada kalian berdua maka rakyat tidak akan menerimanya. Siap-siap kalian AMIN di demo warga kalian sendiri kalau berbaik hati kepada pengusaha penghianat dan mayor cengeng like father like son itu. Jauh-jauh hari kita hanya mengingangatkan aja. Mau dengar syukur gak juga gak apa-apa. keputusan ada ditangan kalian.

Wallahu a’lam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *