KELICIKAN REZIM DUSTA, PURA-PURA BELA PALESTINA

Opini177 Views

Oleh : Faizal Assegaf
Kritikus

Acap kali isu Palestina memanas, para penguasa munafik dan jahat ketakutan. Berganti topeng pura-pura bersimpati. Maksud licik di balik itu, bertujuan meredam amarah umat.

Dubes Israel di Singapura pun paham, manuver politik Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Kabarnya akan ikut berdemo bela Palestina di Monas. Modus gituan tak digubris, cuma sandiwara.

Israel sangat memahami akrobat rezim boneka. Tak hanya Indonesia, di beberapa negara juga bermain dua topeng: Seolah peduli pada Palestina, namun faktanya bagian dari agen zionis global.

Tak heran, Palestina terus ditindas dalam kurun waktu yang panjang. Sebab rezim dusta secara langsung ikut berkontribusi dalam kejahatan tersebut. Kekayaan alam dan ekonomi mengalir deras ke Israel.

Rezim Jokowi getol menipu rakyat, mengklaim tidak punya hubungan kerjasama dengan Israel. Faktanya, nilai impor Israel ke Indonesia 2020 adalah 56,5 juta dolar AS. Pada 2021 senilai 26,5 juta dolar AS dan 2022 capai 47,8 juta dolar AS.

Hanya melempar secuil bantuan bagi warga Palestina dengan bertopeng kemanusiaan. Keuntungan besar dari hasil migas, tambang, jejaring keuangan dan ekonomi telah menyokong mesin perang Israel.

Lebih menyakitkan, ketika umat tak berdaya dan hanya bisa menggelar demo, rezim pro asing pun ikut nimbrung. Bukti negara telah lumpuh total. Tidak bernyali mengambil sikap konkret dan tegas.

Rakyat butuh peran negara dalam upaya diplomasi yang lebih serius dan nyata. Bukan jadi badut berdasi untuk menunggangi demo bela Palestina. Cara yang demikian sangat bodoh, munafik dan kurang ajar!

Wahai rezim boneka, berhentilah menipu rakyat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed