Oleh : Moh. Naufal Dunggio
Aktivis dan Ustadz Kampung
Ini salah satu bentuk penipuan di antara model tipu-tipu yang sudah ada bagi rakyat Indonesia. Pemerintah tidak pernah membangun jalan tol (infrastruktur) karena yang membangun pihak swasta tapi diviralkan yang membangun itu pemerintah supaya rakyat bisa maklum kalau minjam duit lagi ke Cina atau negara lain tidak jadi masalah karena jelas dipakai membangun infrastruktur, padahal semuanya nonsen. Hanya bicara tipu-tipu belaka.
Saksi hidup tentang itu mantan sekertaris BUMN Sudirman Said dan pengusaha Cina yang telah jadi MUALAF yakni Haji Yuauf Hamka. Menurut kedua tokoh tersebut, rezim laknat ini tidak pernah membangun jalan Tol. Dan yang membangun itu swasta yang berkolaborasi dengan pemerintah. Jadi bukan pemerintah yang membangun. Karena yang punya duit itu sawasta. Pemerintah gak punya duit lagi. Kalaupun punya hanya dari hasil meras pajak rakyat dan dari pinjaman ke Cina dengan jaminan Indonesia.
Seperti jalan tol CIPALI para buzzerRp sudah menggebu-gebu menyatakan tol Cipali dibangun Jokowi tapi ternyata dibangun perusahan Sandiaga Uno. Sehingga spanduk yang bilang tol tersebut dibangun Jokowi diturunin dan disobek-sobek serta dibakar. Ini salah satu buktinya sewaktu musim kampanye PILGUB DKI dulu. Betapa malunya pengukung istana laknat dan pendukung Ahok si Taikers. Tapi memang mereka gak punya malu.
Tetap aja pengakuan-pengakuan fiktif hasil usaha jokowi masih bertebaran di medsos. Dan itu mau dilanjutkan oleh penerus Jokowi yakni Genjer.
Maka siap-siaplah rakyat membayar hutang negara sebanyak 7000 triliun. Ini duit semua gak campur paku payung. Duit sebanyak itu diperuntukkan untuk membangun apa? Semua tidak jelas. Kalau semua swasta yang bangun. Jadi kalau mereka udah terusir dari istana laknat maka AUDIT KEKAYAAN MEREKA. Termasuk anak Jokowi. Dari mana dapat duitnya. Anak yang masih bau kencur yang hanya dagang pisang goreng punya duit bermiliyar-miliyar. Mungkin pisang goreng isi berlian kali.
Pantesan mati-matian mau gagalkan Anies dengan ditersangkakan supaya gak ikut kontetasi pencapresan. Bila Anies ikut maka Jokowi dan pendukungnya serta para hulubalangnya akan secara berjama’ah mengucapkan SHODAQALKALLAHUL ‘ADZIM. Ini sudah taqdir dan kalian gak bisa melawan taqdir.
Kalau Anies lolos dan jadi ikut kontetasi CAPRES dan menang, maka ane mau potong kambing untuk nyate di makan satu RT di lingkungan ane sebagai syukuran. Sekaligus syukuran rezim laknat berakhir dengan tragis. Semoga kita semua melakukan hal yang sama. Aaamiiin.
Nuunwalqolami wamaa yasturuun.
Wallahul muwaffiq …
Wallahu A’lam …






