Berlin – Juru bicara pemerintah Jerman, Steffen Hebestreit mengatakan bahwa Jerman akan mengirimkan 14 tank tempur Leopard 2A6 ke Ukraina.
“Kanselir Olaf Scholz memberi tahu Kabinet Federal pada Rabu, kata Hebestreit seperti dikutip Anadolu Agency, Kamis (26/1/23)..
Pengambilan keputusan tersebut telah didorong oleh Kyiv dan anggota aliansi Barat melawan perang Rusia di Ukraina, dengan alasan bahwa tank sangat dibutuhkan untuk melawan serangan musim semi oleh Moskow.
“Langkah tersebut diambil dalam koordinasi dengan mitra internasional,” kata Hebestreit.
Dia menambahkan bahwa tujuannya adalah untuk “segera menyatukan dua batalyon tank dengan tank Leopard 2 untuk Ukraina.”
Dia juga mengatakan bahwa Jerman juga akan mengizinkan sekutunya mengekspor tank Leopard ke Ukraina.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan dalam sebuah pesan di Telegram bahwa dia diberitahu tentang penambahan bantuan pertahanan lebih lanjut dan misi pelatihan untuk Kyiv, serta mengizinkan negara-negara mitra untuk memasok senjata serupa ke negara itu, selama percakapan telepon dengan Scholz.
“Saya dengan tulus berterima kasih kepada Olaf Scholz dan semua teman kami di Jerman,” tambah Zelenskyy.
Sejak awal perang Ukraina 11 bulan lalu, Berlin telah dikritik karena terlalu ragu-ragu mengirim senjata ke Ukraina, terutama senjata yang dapat mengubah arah perang.
(Red/Sumber)






