ISRAEL BOMBARDIR GAZA, 400 WARGA PALESTINA TEWAS

Internasional184 Views

Yerusalem – Lebih dari 400 warga Palestina tewas pada Minggu akibat serangan bertubi-tubi Israel di Jalur Gaza.

“Sebagian besar korban tewas adalah perempuan dan anak-anak,” lapor sumber medis kepada kantor berita Palestina WAFA seperti dikutip Anadolu Agency, Selasa (24/10/23).

Serangan terkonsentrasi di daerah Jabalya dan Beit Lahiya di wilayah utara Gaza, serta desa Al-Gusta dan Al-Rimal dan kamp pengungsi Al-Shati di barat, selain itu juga di Khan Younis dan Rafah, selatan Gaza.

Jumlah korban perempuan, anak-anak dan orang tua yang terbunuh pada Minggu mewakili 70 persen dari jumlah korban tewas, menurut sumber tersebut.

Sumber juga mengatakan 44 warga Palestina tewas di Khan Younis, 57 di Rafah, 168 di Al-Wusta, 66 di Gaza dan 44 di utara Gaza.

Enam orang tewas dan 11 lainnya luka-luka dalam serangan udara ke sebuah rumah di Rafah, lanjut sumber tersebut.

Dalam pengeboman rumah keluarga Abu Habis di Al-Sarara, lima orang tewas.

Beberapa orang terluka dalam serangan terhadap rumah keluarga Al-Zitani di daerah Al-Amal.

Sebuah serangan menargetkan sebuah rumah di Al-Maghraqa di tengah Jalur Gaza, menewaskan empat orang dan melukai enam lainnya.

Serangan lain menargetkan sebuah rumah di daerah Zawayda di tengah Jalur Gaza.

“Pesawat-pesawat tempur penjajah melancarkan beberapa serangan terhadap dua rumah di daerah Al-Tirnis di kamp Jabaliya dan masjid Albania di kamp di utara Jalur Gaza, menyebabkan 20 orang tewas, sementara puluhan lainnya masih berada di bawah reruntuhan,” kata WAFA.

Beberapa serangan Israel dilaporkan di dekat Kompleks Medis Al-Shifa di Gaza tengah dan dekat Rumah Sakit Al-Quds di daerah Tel al-Hawa di sebelah barat Gaza, yang menjadi sasaran untuk kedua kalinya.

Kantor berita Palestina mengatakan “pesawat penjajah melakukan setidaknya 25 pembantaian pada hari Minggu” dengan langsung menargetkan rumah-rumah tanpa peringatan evakuasi sebelumnya.

Pesawat tempur dan pasukan artileri yang ditempatkan di dekat perbatasan timur Jalur Gaza ikut serta dalam serangan intensif tersebut.

WAFA mengutip Kementerian Kesehatan Palestina yang mengatakan bahwa “pembantaian oleh penjajah benar-benar menghancurkan permukiman dan menghapusnya dari peta Jalur Gaza, mengubahnya menjadi puing-puing. Beberapa keluarga dihapuskan sepenuhnya dari catatan sipil di sejumlah daerah dan kamp pengungsi di Jalur Gaza.”

“Meski tim medis dan pertahanan sipil telah menemukan ratusan orang tewas dan terluka, mereka masih berupaya untuk menyembuhkan ratusan korban lainnya yang masih berada di bawah reruntuhan rumah yang hancur,” lapor WAFA.

(Red/Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *